web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Kemenko PMK Kenalkan Sisnas Pemantauan Kekerasan
    net

    Kemenko PMK Kenalkan Sisnas Pemantauan Kekerasan

    • Rabu, 15 November 2017 | 05:47:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Untuk memahami kebijakan dan perencanaan penanganan konflik sosial dibutuhkan sumber data yang pasti dan akurat.

    Asisten Deputi (Asdep) Bidang Koordinasi Konflik Sosial Kemenko PMK, Ponco Respati Nugroho mengatakan, pemantauan berbasis data sangat penting dalam rangka mendeteksi pola dan mempersiapkan respons yang efektif. Pemantauan juga penting dalam rangka mengevaluasi efektifitas program dan kebijakan, serta dalam rangka memberikan informasi dan rekomendasi yang lebih spesifik.

    "Perencanaan program konflik sosial berbasis data itu sangat dibutuhkan dalam upaya penangan konflik yang saat ini terus terjadi. Karena itu Kemenko PMK telah menyiapkan sebuah Sistem Nasional Pemantauan Kekerasan (SNPK) yang nantinya akan digunakan sebagai sumber data, " ungkap Ponco.

    Lebih lanjut, Ponco menjelaskan, dengan data kita dapat berperan untuk mengetahui kecenderungan masa lalu sebagai basis proyeksi masa depan, data juga berperan untuk menentukan prioritas dalam pelaksanaan pembangunan dan acuan dalam evaluasi dan pengendalian kegiatan pembangunan. Serta berperan untuk memperkirakan antisipasi terhadap bencana, resiko dan hambatan yang dihadapi dalam pembangunan.

    Penanganan konflik berdasarkan data ini merujuk pada UU No 25/2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional bahwa perencanaan pembangunan harus didasarkan pada data dan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Kemenko PMK dalam hal ini telah melakukan langkah-langkah koordinasi dengan kementerian PPN/Bappenas; Kementerian Dalam Negeri; Kementerian Sosial; Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi; Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak; Badan Pusat Statistik; dan Polri. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Jokowi Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional
    Rumah James Riady Digeledah KPK
    Wagub Jabar Pastikan Gelar RUPS BJB November
    Soal Bupati Bekasi, Uu Konsultasi dengan Mendagri
    Jabar Butuh 1.500 Penerbangan untuk Layani Umrah
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google