web stats service from statcounter

Gedung Sate

  • Humas Jabar Luncurkan Program Japri
    Humas Jabar Luncurkan Program Japri

    HUMAS Jabar meluncurkan program dialog publik bertajuk Jabar Punya Informasi (Japri) di Area Taman Barat Gedung Sate, Kamis (27/09/2018).

    Hot News

    • Berebut Puncak Klasemen
      Berebut Puncak Klasemen
      • 24 Oktober 2018 | 09:03:00 WIB

      LAGA PSM menjamu Persib di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Rabu (24/10/2018) sore ini, dijamin berlangsung seru dan sengit.

    Inspirasi

      Emil Ingin Tentukan Sendiri Cawagub Pendampingnya
      net Emil saat menerima SK rekomendasi dari PPP Jabar

      pilgub jabar 2018

      Emil Ingin Tentukan Sendiri Cawagub Pendampingnya

      • Selasa, 14 November 2017 | 06:47:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung - Calon gubernur Jabar Ridwan Kamil menegaskan, dirinya lebih senang jika diberi kesempatan untuk memilih sendiri bakal calon wakil gubernur pendampingnya untuk mengikuti Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2017.

      Kendati demikian, wali Kota Bandung ini akan mengikuti segala proses dan mempertimbangkan usulan partai pengusung yang tergabung dalam koalisi, dalam memilih pasangannya tersebut.

      "Saya mengharapkannya begitu (memilih sendiri cawagub), tapi kan saya saya harus dengar dari semua partai. Mudah-mudahan partai-partai yang lain kebebasan yang sama," ujar Emil di sela-sela menghadiri acara Temu Kader Posyandu se-Kota Bandung di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Jalan Tamansari Kota Bandung, Senin (13/11/2017).

      Sejauh ini, sudah 4 parpol yang resmi mengusung Emil untuk maju pada Pilgub Jabar 2018, yakni Partai NasDem, PPP, PKB, dan Golkar. Dari 4 partai tersebut, 3 di antaranya menyodorkan nama dari kadernya masing-masing untuk menjadi cawagub pendamping Emil. Hanya NasDem yang tak memunculkan nama cawagub. Dari PPP ada nama Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum, PKB menyodorkan Ketua DPW PKB Jabar Syaiful Huda, dan dari Golkar ada nama anggota Fraksi Golkar DPR RI Daniel Muttaien Syafiuddin.

      Emil menegaskan, dengan memberi kebebasan memilih pasangan, dirinya bisa memperoleh pasangan yang memiliki chemistry. Dengan begitu, dia berharap kinerjanya selama 5 tahun ke depan jika terpilih menjadi Gubernur Jabar, bisa lebih produktif dalam membangun Jabar.

      Emil sendiri mengaku belum memperoleh rekomendasi dari koalisi partai soal pasangannya tersebut. Emil pun menegaskan akan menerima rekomendasi yang diberikan koalisi, tanpa melihat asal-usul partainya.

      "Saya tidak milih-milih (asal) partai. Pasangan saya yang mana saja yang penting diterima masyarakat. Salah satu tolak ukur apakah masyarakat menerima wakil saya atau atau tidak itu dari hasil survei," tandas Emil. (*)

      den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Ini Pemenang Pilkada Serentak 2018 di Jabar
      KPU Jabar Optismistis Tak Ada Gugatan ke MK
      Partisipasi Pemilih Meriah, KPU KBB Semringah
      Hengky Banjir Ucapan Selamat di Antaranya dari SBY
      Cabup KBB Nomor Urut Satu Elin, Tunggu Hasil KPU
      Berita Terdahulu

      Editorial

        Advertisement On Google