web stats service from statcounter

Hot News

  • Berebut Puncak Klasemen
    Berebut Puncak Klasemen
    • 24 Oktober 2018 | 09:03:00 WIB

    LAGA PSM menjamu Persib di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Rabu (24/10/2018) sore ini, dijamin berlangsung seru dan sengit.

Inspirasi

    Tingkatkan Kesehatan, Pemprov-BPJS Teken MoU
    net Aher teken MoU disaksikan unsur Muspida Jabar

    Tingkatkan Kesehatan, Pemprov-BPJS Teken MoU

    • Selasa, 14 November 2017 | 05:59:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Bertepatan dengan peringatan Kesehatan Nasional 2017, Senin (13/11/2017), Pemprov Jabar menjalin kesepakatan kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

    MoU yang ditandatangani Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Deputi Direksk BPJS Kesehatan Kedepytian Wilayah Jabar Mochammad Edison tersebut berisi Optimalisasi Peran Pemerintah Provinsi dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat Provinsi Jawa Barat.

    "MoU untuk mempercepat UHC. Kalau daerah sudah berasuransi 100 persen, baik asuransi mandiri, atau perusahaan atau pribadi, kalau sudah di angka 99 persen, maka sudah masuk Universal Health Coverage," ujar Aher kepada wartawan seusai penandatangan MoU di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Senin (13/11/2017).

    Mochammad Edison mengatakan jumlah peserta program JKN-KIS di Jabar per 31 Oktober 2017 mencapai 30.777.549 jiwa dari 43.740.159 jiwa atau sekira 70,36%. Pemerintah sendiri menargetkan 99 persen pada 2019. Namuan menurutnya, akan lebih baik jika program ini dipercepat dan dirintis dari sekarang.

    "Menuju Universal Health Coverage ini sesungguhnya wujud komitmen kami bersama menyukseskan program JKN-KIS sebagai satu di antara program pemerintah, sekaligus sebagai bentuk ketaatan kami terhadap undang-undang yang telah ditetapkan," ujar Edison.

    Pada kesempatan tersebut, Edison mengimbau masyarakat untuk menggunakan asuransi. Menurut dia, semakin banyak orang menggunakan asuransi, semakin besar kemampuan asuransi menutupi biaya berobat orang lain.

    "Asuransi itu kategori tolong menolong. Kalau sakit, kita ditolong orang, kalau kita sehat, uang kita membantu orang lain," ujarnya.

    Sementara itu, pada peringkatan HKN 2017, Aher bersama para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jabar melaksanakan upacara dalam HKN ke-53 tingkat Provinsi Jabar di halaman depan Gedung Sate.

    Aher mengatakan, peringatan HKN ke-53 agar tak hanya jadi seremonial belaka, namun HKN dijadikan momentum untuk mengevaluasi pelayanan kesehatan yang selama ini diberikan kepada masyarakat. Sehingga HKN memiliki daya jungkit dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya di Jawa Barat.

    Aher mengungkapkan, keberhasilan suatu pembangunan salah satunya terlihat dari masyarakatnya yang sehat. Sehat adalah aset yang paling berharga, ketika seorang memiliki kesehatan yang prima, maka Ia akan mampu menghadirkan produktivitas. "Karena itulah kita ingin meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ucap Aher.

    Aher menambahkan, semangat HKN bukan hanya semangat 'mengobati penyakit', namun lebih kepada semangat meningkatkan bahkan mempertahankan derajat kesehatan.

    "Cara mempertahankan kesehatan diantaranya dapat dilakukan melalui upaya-upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Masyarakat perlu berperilaku hidup bersih dan sehat, dan selalu berupaya mencegah hadirnya penyakit," ungkapnya.

    Pada HKN tahun ini, tema yang diangkat yakni 'Sehat Keluargaku Sehat Indonesiaku'. Tema tersebut sejalan dengan Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga. "Keluarga menjadi awal untuk mendorong masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat," ujarnya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pemprov Jabar Perjuangkan Eksistensi Santri
    Santri Harus Jaga Semangat Resolusi Jihad
    Emil: Selesaikan Bantargebang secara Musyawarah
    DPRD Pertanyakan Operasional TPPAS Legoknangka
    Jokowi Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google