web stats service from statcounter

Hot News

  • KM ITB Rayakan HUT ke-22
    KM ITB Rayakan HUT ke-22
    • 20 Januari 2018 | 00:34:00 WIB

    KELUARGA Mahasiswa (KM) ITB merayakan HUT ke-22 yang digelar di Lapangan Cinta, Kampus ITB, Jalan Ganeca Kota Bandung, Jumat (19/1/2018).

Gedung Sate

    Inspirasi

      Tolak Usung Emil-Daniel,Kader Golkar Jabar Melawan
      net

      pilgub jabar 2018

      Tolak Usung Emil-Daniel,Kader Golkar Jabar Melawan

      JuaraNews, Bandung - Ratusan orang dari dari perwailan Pengurus Kecamatan (PK) dan Pengurus Daerah (PD di tingkat desa/kelurahan ) Partai Golkar se-Jabar menyatakan penolakannya terhadap SK DPP Golkar yang mengusung pasangan Ridwan Kamil-Daniel Muttaqien pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018.

      Mereka menilai, keputusan DPP Golkar tersebut telah mengabaikan aspirasi kader di arus bawah dan mekanisme partai yang telah memberikan mandat pada Ketua DPD I Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi untuk maju menjadi calon gubernur, saat menggelar Rapimda di Karawang.

      "Kami menolak keputusan DPP Partai Golkar karena bukan karena suka atau tidak suka, tapi tidak sesuai dengan mekanisme saat penjaringan dari PK (pengurus kecamatan), DPD, DPD, DPD I Jabar sudah satu suara mengusung Dedi Mulyadi," ujar Yayan Heryana perwakilan dari PK Golkar Nagreg, Kabupaten Bandung saat jumpa pers di RM Sambel Hejo, Kota Bandung, Selasa (7/11/2017).

      Yayan menyebutkan, perwakilan PK dan PD Golkar yang menamakan diri Forum Komunikasi Pengurus Kecamatan Golkar Jabar tersebut berasal dari seluruh Jabar, kecuali Kabupten Indramayu yang merupakan daerah asal Daniel.

      Yayan menegaskan, pihaknya harus menyatakan ketidaksetujuan tersebut karena, sebelumnya Dedi justru menyatakan menerima keputusan DPP Golkar tersebut, bahkan bupati Purwakarta tersebut berniat memberikan SK dukungan tersebut langsung kepada Emil.

      Menurutnya, penunjukan calon dari luar kader Golkar menjadi indikasi kehancuran. Lagi pula, tidak ada jaminan Emil sukses di Pilkada Jabar 2018.

      "Seandainya SK (surat keputusan) tetap seperti ini, kami yang ada di grass root marah besar. Kami tidak menginginkan baju kami luntur, kami tidak akan mendukung (Ridwan Kamil-Daniel Mutaqien)," ucapnya.

      Yayan mengklaim pihaknya telah mendapat dukungan dari sekitar 600 pengurus kecamatan, minus dari kabupaten Indramayu. Selanjutnya, kata Yayan, pihaknya akan mengajukan keberatan atas utusan DPP tersebut melalui Mahkamah Partai dan meminta SK pengusungan Emil-Daniel ditarik kembali.

      "Selama janur kuning belum melengkung, yaitu saat daftar ke KPU, kami akan terus melawan. Kami akan terus melawan DPP agar mendengar suara arus bawah," ujar Yayan. (*)

      den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Soal Dugaan Mahar, Panwaslu Panggil Siswandi
      Beredar Foto ASN Dukung Salah Satu Paslon di KBB
      Pemprov Jabar Siapkan 7 Plt Bupati dan Wali Kota
      Hengki Kurniawan Siap Kembangkan BUMD Zaman Now
      Berkas Administras 4 Pasangan Calon Belum Lengkap
      Berita Terdahulu

      Editorial

      • Harapan Baru di Tahun Baru
        Harapan Baru di Tahun Baru

        HARI Senin bertepatan dengan tanggal 1 Januari 2018, hampir seluruh umat manusia di dunia ini merayakan malam pergantian tahun atau dikenal dengan malam Tahun Baru.

        Advertisement On Google

        Pilwalkot Bandung 2018