web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Deddy Mizwar Optimistis Bakal Didukung Demokrat
    net

    pilgub jabar 2018

    Deddy Mizwar Optimistis Bakal Didukung Demokrat

    • Sabtu, 28 Oktober 2017 | 06:18:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Bakal Calon Gubernur Jabar Deddy Mizwar optimistis Partai Demokrat bakal menjatuhkan dukungan kepada dirinya untuk maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018 mendatang.

    Demiz mengatakan, hubungan dirinya dengan Partai Demokrat sudah cukup dekat. Terlebih saat ini sudah ada PKS dan PAN yang sudah resmi bakal mengusungnya. Karena itu, wakil gubernur Jabar ini berharap Demokrat segera menentukan sikapnya untuk mendukung dirinya pada pilkada serentak nanti.

    "Partai Demokrat itu saya sudah dekat, sudah seperti rumah. Harapannya ikut juga mengusung," ujar Deddy, Jumat (27/10/2017).

    Demiz sendiri memang masih membutuhkan dukungan partai lan untuk maju. Pasalnya, gabungan kursi DPRD Jabar milik PKS dan PAN baru mencapai 16 masih di bawah syarat yang ditentukan yakni minimal 20 kursi DPRD. Dan jika Demokrat bergabung, maka Demiz bakal mengantongi 28 kursi sehingga bisa melenggang untuk bertarung di Pilgub Jabar nanti.

    Selain dengan Demokrat, Demiz pun terus menjalin komunikasi politik dengan partai lainnya, termasuk Partai Gerindra. Tidak menutup kemungkinan juga untuk berkomunikasi dengan PDIP.

    Partai bentukan Prabowo Subianto tersebut awalnya sudah sepakat dengan PKS untuk mengusung Demiz-Akhmad Syaikhu. Namun belakangan, Ketua DPD Partai Gerindra Jabar Mulyadi menarik dukungannya. "Kan kalau partai Gerindra ikut itu ada 39 kursi. Wah itu besar," ujar Demiz.

    Soal posisi Gerindra, Demiz menanggapi dengan santai, terkait mengenai keseriusan Partai Gerindra dan PKS dalam mengusung dirinya. "Tanyakan saja langsung ke DPP," katanya.

    Demiz menegaskan, sampai pendaftaran di KPU pada Januari 2018 nangti, tidak akan ada yang pasti untuk bisa diusung partai dan koalisi partai. "SK saja bisa dicabut, nyawa saja bisa dicabut, apalagi yang tidak ada SK," kilah Demiz.

    Sementara itu, terkait merapatkan Partai Golkar ke kubu Ridwan Kamil, Demiz memprediksi di Pilgub Jabar 2018 akan terjadi head to head antara dirinya dan Emil.

    "Kan PKB, PPP, Nasdem dan Golkar usung Ridwan Kamil, total kan 38 kursi. Kalau Gerindra dan Demokrat gabung PKS dan PAN, bakal jumlah 39 kursi. Bisa head to head. Kan luar biasa," ucap Demiz.

    Bahkan menurutnya, bukan tidak mungkin Pilgub nanti akan hanya ada 2 pasangan calon. Kendati masih ada sisa kursi sekitar 23 kursi yang memungkinkan memunculkan calon lain. Misalnya, PDIP dan Partai Hanura yang tidak masuk dalam koalisi Emil maupun Demiz. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Tiap Tahun, Pemprov Jabar Perbaiki 20 Ribu Rumah
    27,77 Juta Orang Masih di Bawah Garis Kemiskinan
    BIJB Kertajati Jadi Pusat Angkutan Logistik
    Jabar Siaga Darurat Bencana Banjir dan Longsor
    Kemenko PMK Kenalkan Sisnas Pemantauan Kekerasan
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Jumat (10/11/2017) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.

      Advertisement On Google