web stats service from statcounter

Hot News

  • KM ITB Rayakan HUT ke-22
    KM ITB Rayakan HUT ke-22
    • 20 Januari 2018 | 00:34:00 WIB

    KELUARGA Mahasiswa (KM) ITB merayakan HUT ke-22 yang digelar di Lapangan Cinta, Kampus ITB, Jalan Ganeca Kota Bandung, Jumat (19/1/2018).

Gedung Sate

    Inspirasi

      Nasdem takkan Sodorkan Cawagub Pendamping Emil
      net Ridwan Kamil dan Saan Mustofa saat deklarasi

      Nasdem takkan Sodorkan Cawagub Pendamping Emil

      • Sabtu, 28 Oktober 2017 | 05:29:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung - Partai NasDem menjadi satu-satunya partai di koalisi pendukung Ridwan Kamil yang tidak akan menyodorkan bakal calon wakil gubernur pendamping wali Kota Bandung tersebut pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018 mendatang.

      Ketua DPW NasDem Jabar Saan Mustopa mengatakan, Emil sendirilah yang bisa menentukan calon wakil gubernur yang cocok menjadi pasangannya. Karena itu, NasDem menyerahkan penentuan cawagub kepada Emil.

      "Enggak, Nasdem tidak akan mengajukan calon wakil gubernur untuk Kang Emil," ujar Saan seusai menggelar rapat koordinasi Partai NasDem Jabar di Bandung, Jumat (27/10/2017).

      NasDem sendiri akan memberikan kebebasan kepada partai lain di koalisi, untuk mengajukan kandidat Cawagub. Tiga partai pendukung Emil pun sudah ancang-ancang menawarkan kadernya sebagai cawagub.

      PPP resmi mengajukan Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum, lalu PKB sudah mengatongi 3 nama, di antaranya Ketua DPW PKB Jabar Syaiful Huda. Selanjutnya Partai Golkar yang baru bergabung siap memasangkan Emil dengan anggota DPR Daniel Muttaqien. Dengan banyaknya nama kandidat cawagub, Saan menyarankan agar digelar seleksi. "Bisa semacam beauty contest, misalnya," ucapanya.

      Kendati demikian, Saan menegaskan, setiap partai pengusung Emil memiliki posisi yang sama. Tidak ada satu partai pun yang harus diistimewakan, karena semuanya memiliki peran sama. Karena itu, semuanya pun harus dirapatkan terlebih dulu bersama partai lainnya, termasuk dalam penentuan cawagub.

      Saan menjelaskan jumlah kursi di DPRD Jabar terbanyak yang dimiliki sebuah partai, tidak langsung menjadikan partai tersebut menjadi pemimpin koalisi.
      Walaupun nemiliki kursi legislatif terbanyak, yakni 17, menurut Saan, Partai Golkar tidak mutlak bisa meloloskan kadernya menjadi cawagub. Begitupun dengan PPP, PKB, dan NasDem.

      "Wakil belum fiks, baru usulan-usulan saja. Kita mengedepankan kesetaraan, makanya kita bicarakan secara bersama-sama," tegas Saan.

      Soal kriteria cawagub yang diinginkan NasDem, Saan mengatakan, tokoh tersebut harus bisa saling melengkapi. Selain memiliki kapabilitas, popularitas, dan elektabilitas, yang tidak kalah penting adalah religiusitas mengingat karakteristik warga Jabar yang agamais. (*)

      den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Soal Dugaan Mahar, Panwaslu Panggil Siswandi
      Beredar Foto ASN Dukung Salah Satu Paslon di KBB
      Pemprov Jabar Siapkan 7 Plt Bupati dan Wali Kota
      Hengki Kurniawan Siap Kembangkan BUMD Zaman Now
      Berkas Administras 4 Pasangan Calon Belum Lengkap
      Berita Terdahulu

      Editorial

      • Harapan Baru di Tahun Baru
        Harapan Baru di Tahun Baru

        HARI Senin bertepatan dengan tanggal 1 Januari 2018, hampir seluruh umat manusia di dunia ini merayakan malam pergantian tahun atau dikenal dengan malam Tahun Baru.

        Advertisement On Google

        Pilwalkot Bandung 2018