web stats service from statcounter

Gedung Sate

    Hot News

    Inspirasi

      PDIP tak Perlakukan Khusus Puti Guntur Soekarno
      net Puti Guntur Soekarno

      PDIP tak Perlakukan Khusus Puti Guntur Soekarno

      • Kamis, 26 Oktober 2017 | 07:11:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung - Bakal calon gubernur Jabar Puti Guntur Soekarno mengaku tidak mendapatkan perlakuan khusus dari PDIP saat mengikuti proses penjaringan calon gubernur di DPD PDIP Jabar untuk maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018.

      Kendati menyandang label cucu seorang proklamator, Ir Soekarno, menurut Puti, sebagai kader PDIP, dirinya akan tunduk pada proses dan keputusan dari partainya.

      “Kami (kader PDIP) semua sama. Semua punya kerja yang sama, semua punya pengabdian yang sama, punya tugas sama. Kader atau petugas partai harus siap dengan apa pun yang terjadi,” ujar Puti seusai acara Curah Gagasan di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuanfg Kota Bandung, Rabu (25/10/2017)
      .
      Puti menegaskan, PDIP akan menunjuk cagub Jabar yang diusung sesuai dengan kapabilitas dan elektabilitas kandidat. Sehingga, meski menyandang nama besar Soekarno, hal itu tidak berpengaruh terhadap penilaian partai.

      “Partai itu akan menunjuk calon-calonnya melalui sistem meritokrasi, yaitu melihat dan menilai kerja yang dicapai kandidat,” kata Puti.

      Puti pun mengaku tidak mendapat pesan khusus dari tantenya, Megawati Soekarnoputri yang merupakan Ketua Umum PDIP. “Pesannya hanya ‘ikuti saja mekanismenya’. Bagaimanapun kader partai harus mengikuti yang diatur partai,” tandasnya.

      Dia menegaskan, akan menerima apapun keputusan partai terkait penjaringan calon gubernut. "Terpilih atatu tidak terpilih sebagai calon, untuk saya ada penugasan lain yang partai berikan. Saya percaya diberikan kesempatan dan ruang untuk pengabdian seluasnya-luasnya,” ujarnya.

      Sementara itu, dalam presentasinya, Puti menyoroti soal perlindungan terhadap perempuan, masalah narkoba, dan sektor pariwisata Jabar.

      Dia menyatakan keprihatinannya terhadap masalah kesehatan dan perempuan. Untuk itu, Puti berencana membuat Balai Ambu yang akan menjadi tempat perempuan mengadukan masalahnya mengenai kekerasan rumah tangga, HIV/AIDS, kekerasan seksual, narkoba, dan lain-lain.

      "Masalah kesehatan perempuan yang menjadi penting adalah HIV/AIDS dan masalah narkoba untuk generasi muda," jelas Puti.

      "Balai Ambu dapat memberikan advokasi terhadap HIV/AIDS, kekerasan rumah tangga yang dapat menyelsaikan kaum perempuan," sambungnya.

      Puti juga ingin menggali potensi Jabar, terutama sektor wisata. Di bidang pariwisata, dia memilik ide untuk membuat Saung Rama sebagai tempat promosi wisata Jabar. "Kita ingin membangun potensi yang ada di kabupaten/kota yg terintegrasi dengan provinsi agar menumbuhkan perekonomian kerkayatan dan ekonomi kreatif," ucap Puti. (*)

      den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Kabupaten Bekasi Kekurangan Ribuan Surat Suara
      Komisioner KPU Jabar: Debat Ketiga Lebih Sederhana
      Jumlah Pendukung Paslon Dibatasi Saat Debat Ketiga
      KPU Kota Bandung Distribusikan Logistik Pilkada
      Cuti Bersama Tak Ganggu Proses Persiapan Pilkada
      Berita Terdahulu

      Editorial

      • Selamat Hari Raya Idul Fitri
        Selamat Hari Raya Idul Fitri

        DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.

        Advertisement On Google

        Pilwalkot Bandung 2018