web stats service from statcounter

Hot News

Gedung Sate

    Inspirasi

      Dedi Mulyadi Bantah Nyeberang ke PDIP
      net Dedi Mulyadi hadir di acara curah gagasan pdip

      Dedi Mulyadi Bantah Nyeberang ke PDIP

      • Kamis, 26 Oktober 2017 | 06:19:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung - Kehadirannya di acara Curah Gagasan yang digelar DPD PDIP Jabar, makin memperkuat kabar bahwa Ketua DPD I Partai Golkar Dedi Mulyadi bakal menyeberang ke partai berlambang banteng moncong putih tersebut pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018.

      Hal tersebut menyusul belum adanya rekomendasi atau keputusan DPP Partai Golkar kepada Bupati Purwakarta tersebut untuk maju sebagai calon gubernur. Bahkan kabar yang beredar Golkar lebih mimilih tokoh lain untuk menjadi Jabar 1. Salah satunya sosok Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Terlebih beberapa waktu lalu, beredar SK rekomendasi DPP Partai Golkar kepada Emil, yang belakangan dibantah pihak Golkar sebagai kabar hoax.

      Dedi pun cepat-cepat membantah kabar dirinya menyeberang ke PDIP tersebut. “Hari ini saya masih Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Barat. Tidak meninggalkan (Golkar), kan tidak kemana-mana, masih di Jawa Barat,” tandas Dedi kepada wartawan seusai acara Curah Gagasan di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang Kota Bandung, Rabu (25/10/2017).
      Dedi menegaskan, hubungannya dengan PDIP sampai saat ini dalam konteks kerja sama koalisi pemenangan Pilkada di 16 kabupaten/kota pada Pilkada serentak 2018 nanti. Hal itu dibuktikan dengan pengusungan pasangan calon bupati/wali kota beserta wakilnya didasarkan pada kombinasi koalisi PDIP-Golkar.

      Dedi sendiri belum bisa memberikan pernyataan soal sosok yang akan diusung Partai Golkar pada Pilgub Jabar 2018 nanti. Dia juga enggan berkomentar mengenai peluangnya diusung Golkar sebagai calon gubernur. Saat ini, dirinya masih menunggu surat keputusan dari DPP Partai Golkar. "Kita lihat nanti, kalau ada keputusan, kita kasih statement,” ucap Dedi.

      Dari pihak DPP Golkar sendiri, menurut Bendahara Umum Partai Golkar Robert Joppy Kardinal, hingga kini partainya masih memproses siapa nama yang akan diusung sebagai bakal cagub/cawagub pada Pilgub Jabar 2018. Namun dari hasil survei internal, nama Emil memang berada di posisi teratas.

      "Ini lagi proses, kalau survei memang Ridwan Kamil tertinggi," kata Robert kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan Jakarta, Rabu (25/10/2017).

      Menurut Robert, bukan tidak mungkin Golkar memberikan dukungan kepada Emil. Surat dukungan untuk bakal calon yang diusung Golkar pada Pilgub Jabar, kata Robert, rencananya akan disampaikan pekan ini. "Dalam minggu ini akan disahkan dukungannya," ucapnya.

      Robert mengatakan, pada prinsipnya Golkar akan bersikap rasional dengan mendasarkan pilihan bakal calon gubernurnya pada hasil survei, dan tak semata karena pertimbangan kader.

      "Kalau hasil surveinya tinggi, kalau pun bukan kader, (hasil sirvei) RK tinggi, ya itu akan kami pilih. Kalau terpautnya tipis, 1-2 persen, kami pilih kader," jelas Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR RI ini.

      Berdasarkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, pada periode 22-29 September 2017, Emil memiliki tingkat elektabilitas 14 persen. Menyusul berikutnya, Deddy Mizwar 5,9 persen, Dede Yusuf 3,7 persen, dan Dedi Mulyadi 3,1 persen. (*)

      den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      PPP Siap Ikuti Konvensi Cawagub Pendamping Emil
      Dedi Mulyadi Calon Gubernur Favorit Mahasiswa
      Emil: Kalau tidak Cocok, Jangan Paksakan
      Emil Ingin Tentukan Sendiri Cawagub Pendampingnya
      Pendukung Emil Deklarasikan Relawan Jabar Juara
      Berita Terdahulu

      Editorial

      • Teladani Semangat Pahlawan
        Teladani Semangat Pahlawan

        HARI Jumat (10/11/2017) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.

        Advertisement On Google

        Pilwalkot Bandung 2018