blog counter
PT POS

Hot News


JN-TAM

Opini


    Basement Air Pagarsih Ditarget Selesai Desember

    • Sabtu, 21 Oktober 2017 | 05:24:00 WIB
    • 0 Komentar


    Basement Air Pagarsih Ditarget Selesai Desember

    JuaraNews, Bandung - Proyek Pengerjaan basement air di Jalan Pagarsih Kota Bandung mulai dikerjakan, dan ditargetkan selesai dalam waktu 3 bulan ke depan atau pada Desember mendatang.

    Lokasi sodetan berada 50 meter dari persimpangan Jalan Pagarsih-Jalan Kalipah Astana Anyar. Selama pengerjaan tol air itu, akses jalan hanya dibuka satu jalur ke arah menuju Jalan Kalipah Apo.

    Pelaksana proyek, Dadan Darmawan mengungkapkan, pekerjaan sudah dimulai sejak Senin (16/10/2017) lalu. Untuk tahap awal yang dikerjakan adalah penggalian jalur sodetan. Setelah penggalian sedalam 4 meter, box culvert akan dipasang sampai belokan Sungai Citepus sepanjang Jalan Pagarsih.

    Box culvert yang digunakan memiliki lebar 5 meter, tinggi 4 meter, dengan ketebalan 1.2 meter. Sementara saluran Sungai Citepus lama di sampingnya berdimensi 3x3 meter. Pekerjaan juga difokuskan pada belokan sungai yang berada sebelum jalur melintang di bawah badan jalan.

    Saat ini, sungai berbelok kaku membentuk huruf L. Tepat di sudut belokan itu dipasang sejumlah batu kali. “Untuk di saluran sebelum jembatan nantinya diperlebar 6 sampai 7 meter, agar jangan sampai ada hambatan,” ujar Dadan.

    Menurut Dadan, pengerjaan di lokasi tersebut cukup banyak kendala karena lalu lintas yang padat di kawasan tersebut. Bahkan agar tidak menghambat lalu lintas, pengangkutan material dilakukan pada malam hari.

    Tol air sendiri nantinya akan berfungsi untuk membagi arus deras yang merupakan banjir kiriman dari arah utara Pagarsih. Pasalnya, arus deras yang terjadi selama ini melebihi kapasitas saluran lama ketika hujan terjadi di kawasan tersebut.

    "Saat ini untuk pekerjaan galian masih bisa dilakukan di lajur jalan yang menjadi lahan proyek. Namun saat pemasangan box culvert nanti lajur tersisa akan ditutup karena ada alat derek yang mengangkut box culvert tersebut," jelas Dadan.

    Selama pengerjaan sodetan, Jalan Pagarsih diberlakukan satu jalur sepanjang 350 meter menuju simpang Jalan Astanaanyar. Kendaraan yang akan menuju Jalan Pagarsih dialihkan ke Jalan H Sapari yang diakses dari Jalan Astanaanyar, atau dari Jalan Natawaijaya yang diakses dari Jalan Terusan Pasirkoja.

    Kabid Pemeliharaan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Tedy Setiadi menyatakan, di kawasan tersebut dipasang basement air yakni box culvert dengan bidang 3,8 x 5 meter. Walau target seluruh pengerjaan yakni sepanjang 260 meter namun yang dikerjakan sampai tahun ini baru 140 meter.

    "Proyek tersebut diupayakan sebagai langkah penanggulangan banjir. Sebenarnya desain 2018 yakni sepanjang 260 meter tapi karena keterbatasan waktu maka baru 140 meter," kata Tedy.

    Menurutnya, ini akan menjadi penanggulangan banjir dari sungai mulai hulu sampai ke hilir. Target pengerjaan selesai pada Desember mendatang. Untuk mengejar selesainya proyek tersebut maka akan dilakukan pengerjaan 24 jam.

    Anggaran untuk pengerjaan proyek tersebut mencapai sekitar Rp 11 miliar untuk 140 meter. Sedangkan untuk lanjutannya akan menjadi pengerjaan pada tahun 2018 sehingga mencapai sesuai target yakni 260 meter. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Bunda Literasi Jawa Barat Buka Pameran Buku Internasional Big Bad Wolf Books
    5 Danau Pengendali Banjir Bakal Dibangun di Kabupaten Bandung
    Firman B Sumantri Dilantik Sebagai Ketua Depidar SOKSI Kabupaten Bandung
    Groundbreaking, RS Muhammadiyah Segera Hadir di Ciparay Kabupaten Bandung
    RSUD Al Ihsan Rawat 7 Pasien Positif Omicron
    Berita Terdahulu

    Info Kota


    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads