web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Wujudkan Generasi Berkualitas dengan Kampung KB
    net

    Wujudkan Generasi Berkualitas dengan Kampung KB

    • Jumat, 20 Oktober 2017 | 05:08:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bertekad untuk melakukan pengendalian kelahiran melalui Program Kampung Keluarga Berenca (KB).

    Hal ini dikarenakan Indonesia masih berpredikat sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar urutan keempat di dunia.

    “Kelahiran anak harus direncanakan secara matang agar dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat dan sejahtera,” ujar Staf Ahli bidang Kependudukan, Sonny Hary B Harmadi di Kantor Kementerian Koordinator Pembagunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

    Sebelumnya, terkait program Kampung KB ini Menko Puan Maharani mengharapkan Kampung KB bisa menyebarluas ke seantero negeri. Program Kampung KB ini memang dirasa sangat penting sekali, mengingat tidak sedikit masyarakat di Indonesia yang masih menikah di bawah usia 16 tahun. Bahkan ditemuka ada seorang ibu usia 36 tahun tapi sudah memiliki cucu.

    “Ini semua sebenarnya sudah melanggar batas usia minimal perkawinan, dan perlu dikendalikan,” kata Sonny.

    Bagi Sonny perlu sekali keterlibatan langsung dari aparat desa dan pejabat kabupaten agar bisa membangun mekanisme komunikasi dan sistem pengaduan masyarakat yang efektif sehingga setiap permasalahan kependudukan bisa segera teratasi secara cepat.

    “Saya percaya jika Program Kampung KB penyebarannya sudah maksimal, maka kesejahteraan keluarga dan generasi baru yang lebih berkualitas akan bisa terwujud,” jelas Sonny.

    Selain itu, Sonny menjelaskan bahwa keikutsertaan dalam ber-KB tidak hanya sekedar untuk membatasi kelahiran. Namun, lebih daripada itu yakni untuk meningkatkan kualitas kesejahteraan ibu dan anak, yang pada akhirnya bisa menekan angka kematian ibu dan anak.

    “Program Kampung KB ini nantinya akan dapat mengetahui kondisi masyarakat secara rinci yang dihadapi,” tambah Sonny.

    Pemilihan kampung KB, menurut Sonny, perlu sekali untuk diseragamkan dengan kriteria desa/kampung yang dipilih merupakan wilayah yang masih tertinggal dan membutuhkan program dari pemerintah agar terdapat peningkatan kualitas dan kapabilitas hidup manusia dan masyarakat sekitar.

    Terakhir Sonny menyampaikan arahan penting dari ibu Menko Puan Maharani, bahwa Program Kampung KB tidak berjalan sebatas seremonial saja, harus ada esensinya. “Saya harap program Kampung KB ini tidak hanya sebatas seremonial semata tetapi kerja nyata yang berdampak positif bagi masyarakat,” harap Sonny. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Tiap Tahun, Pemprov Jabar Perbaiki 20 Ribu Rumah
    27,77 Juta Orang Masih di Bawah Garis Kemiskinan
    BIJB Kertajati Jadi Pusat Angkutan Logistik
    Jabar Siaga Darurat Bencana Banjir dan Longsor
    Kemenko PMK Kenalkan Sisnas Pemantauan Kekerasan
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Jumat (10/11/2017) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.

      Advertisement On Google