web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Pemerintah Revitalisasi Pendidikan Kejuruan
    net Siswa SMK sedang praktik produksi elektronika

    Pemerintah Revitalisasi Pendidikan Kejuruan

    • Jumat, 20 Oktober 2017 | 05:01:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Pemerintah serius meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga dapat menghasilkan Tenaga Profesional Indonesia yang mampu bersaing di era gloal saat ini.

    Salah satu upaya tersebut adalah merevitalisasi pendidikan vokasional atau kejuruan mulai tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Politeknik, Akademi, hingga Tenaga Kerja Non Profesional.

    Menurut Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK Prof Agus Sartono, Inpres Revitalisasi SMK sudah dikeluarkan dan kementeriannya mendukung dan mengawal pelaksanaan inpres tersebut.

    “Untuk tingkat SMK, beberapa waktu yang lalu pemerintah telah mengeluarkan inpres revitalisasi SMK. Kemenko PMK pun secara konsisten terus mengawal pelaksanaan Inpres ini," jelas Agus.

    Agus menjelaskan, program revitalisasi SMK yang dilakukan saat ini berfokus pada penyelarasan kurikulum SMK dengan kompetensi industri, penyusunan skema sertifikasi dan akreditasi serta menyelesaikan permasalahan jumlah dan kualitas tenaga pengajar yang masih kurang.

    Menurut Agus, saat ini Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) berupaya untuk menyediakan dan melakukan pelatihan serta sertifikasi kepada 5.200 guru. “Saat ini, kemristekdikti sedang berupaya menyediakan guru produktif SMK melalui pelatihan & sertifikasi sebanyak 5.200 Guru. Sedangkan untuk Politeknik, hingga saat ini sudah ada 12 politeknik yang selesai di revitalisasi dan 20 lainnya sedang dalam proses” ujar Prof. Agus.

    Selain Kemenristekdikti, beberapa kementerian lainnya seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah meluncurkan program kemitraan antara SMK dan Industri. Diharapkan program-program ini dapat meningkatkan kualitas lulusan SMK sehingga memiliki daya saing yang baik. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Tiap Tahun, Pemprov Jabar Perbaiki 20 Ribu Rumah
    27,77 Juta Orang Masih di Bawah Garis Kemiskinan
    BIJB Kertajati Jadi Pusat Angkutan Logistik
    Jabar Siaga Darurat Bencana Banjir dan Longsor
    Kemenko PMK Kenalkan Sisnas Pemantauan Kekerasan
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Jumat (10/11/2017) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.

      Advertisement On Google