web stats service from statcounter

Hot News

  • Saatnya Bangkit
    Saatnya Bangkit
    • 15 Oktober 2018 | 12:33:00 WIB

    MARIO Gomez bertekad membawa timnya meraih kemenangan pada laga tandang kontra Persipura di Stadion Mandala, Jayapura, Senin (15/10/2018) sore.

Inspirasi

    Ini Aturan Baru Transportasi Online

    Ini Aturan Baru Transportasi Online

    • Jumat, 20 Oktober 2017 | 04:27:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Menyikapi kisruh beroperasinya transportasi berbasis online, pemerintah mengeluarkan revisi Peraturan Menteri Perhubungan No 26/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Umum Tidak Dalam Trayek.

    Aturan baru ini akan mulai berlaku pada 1 November 2017. Pada aturan baru ini, pemerintah mengatur penyedia aplikasi (aplikator) transportasi online dengan mewajibkan mitra pengemudinya untuk memiliki SIM A Umum. Hal ini akan tertuang dalam revisi aturan yang menyebut kewajiban memiliki SIM Umum bagi pengemudi, asuransi, dan memberikan data aplikasi kepada pemerintah.

    "Sekarang ini, mesti ada SIM umum yang harus keluar, dan kedua harus ada asuransi," ungkap Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menggelar konferensi pers di kantornya di Jakarta, Kamis (19/10/2017).

    Pemerinta meminta penyedia aplikasi melaporkan setiap detail kegiatan usahanya kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemeninfo) serta memberikan akses digital dashboard kepada pemerintah.

    Budi menegaskan, hal tersebut bertujuan untuk memberikan pengawasan sebagai perusahaan atau koperasi yang berbadan hukum. "Menaati dan melaksanakan tata cara penggunaan berbasis teknologi informasi sesuai dengan ketentuan peraturan undang-undang," ujar Budi.

    Selain itu, hal penting yang wajib dilakukan adalah menempeli kendaraan taksi online dengan stiker sebagai penanda sekaligus pembeda dari taksi konvensional.

    Pada kesempatan sama, Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Hindro Surahmat mengimbau agar stiker dipasang pada kaca mobil untuk membedakan dengan kendaraan umum atau pribadi lainnya ketika beroperasi.

    "Stiker yang ditempatkan di kaca depan kanan atas dan belakang serta di kanan dan kiri badan kendaraan dengan memuat informasi wilayah operasi, jangka waktu berlaku izin, nama badan hukum dan latar belakang logo Perhubungan," jelas Hindro. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Jabar Butuh 1.500 Penerbangan untuk Layani Umrah
    Emil Ingin Jabar Jadi Provinsi Kopi Terbaik Dunia
    Ngopi Saraosna Gratis Sambil Nikmat Hiburan
    Festival Ngopi Saraosna Vol 6 Resmi Dibuka
    Netralitas ASN Isu Penting dalam Pemilu 2019
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google