web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Sopir Taksi Online Diserang Orang Tak Dikenal
    juaranews Kombes Pol Hendro Pandowo

    Sopir Taksi Online Diserang Orang Tak Dikenal

    • Kamis, 19 Oktober 2017 | 06:48:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Lima sopir taksi online di Kota Bandung diteror sejumlah orang tak dikenal di beberapa lokasi berbeda, Rabu (18/10/2017) dari pukul 12.00 sampai 15.00 WIB. Peristiwa itu menyebabkan kerusakan kendaraan milik korban.

    Intimidasi dari sejumlah orang tak dikenal itu terjadi di Jalan Ciumbuleuit, depan Kampus Unpar Bandung dan RS Paru Salamun; Jalan Setiabudhi, Ledeng; Lembang; dan Karangsetra.

    Edwin (53), salah seorang sopir taksi online yang menjadi korban penyerangan, mengatakan, saat itu sedang membawa penumpang ke kawasan Ciumbuleuit. Karena macet, Edwin melaju pelan.

    "Tiba-tiba mobil saya ditendang oleh sejumlah pria tak dikenal. Saya dengar mereka sudah ada di sana sejak pukul 11.00 WIB. Yang parah mah sopir Karimun. HP (handphone) korban dirampas dan dirusak orang-orang itu," kata Edwin di lokasi kejadian.

    Rizki Muharam (24), sopir taksi online yang juga jadi korban intimidasi menuturkan, seusai mengantar penunpang ke Jalan Kolonel Mastur, dia kmbali mendapatkan pesanan penumpang di Farmhouse, Lembang. Saat berhenti untuk memastikan pesanan itu, tiba-tiba datang lima angkot dengan sejumlah pria di dalamnya.

    Tiiga pria keluar dari angkot lalu menggedor-gedor kaca mobil. Sambil membentak, para pelaku bertanya kepada korban adalah sopir taksi online atau bukan. "Karena takut, saya bilang bukan. Kaca mobil juga tidak saya buka," ujar Rizki ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka.

    Karena korban Rizki tak bersedia keluar, para pelaku semakin marah. Saat memiliki kesempatan, Rizki berhasil lolos dari kepungan sejumlah priatak dikenal itu. Karena kabur, para pelaku mengejar Rizki. Beruntung Rizki berhasil lolos dengan bersembunyi ke sebuah mini market.

    "Karena penumpang terus menghubungi, akhirnya saya meluncur ke Farmhouse. Ternyata di Farmahouse juga sudah ada sejumlah orang membuntuti calon penumpang saya. Akhirnya saya putuskan, membatalkan pesanan itu," ujar Rizki.

    Merespons peristiwa itu, ratusan pengemudi ojek sepeda motor online berkumpul dan melakukan aksi konvoi. Mereka juga mendatangi Mapolrestabes Bandung untuk minta perlindungan dari kepolisian.

    Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan, pihaknya sangat prihatin atas kejadian ini. Seharusnya, kedua belah pihak menahan diri. Jangan sampai terprovokasi pihak-pihak yang tak bertanggung jawab. Agar peristiswa serupa tak terjadi, Polrestabes Bandung akan meningkatkan pengamanan di setiap titik rawan.

    "Penyerangan ini bisa saja dilakukan oleh pihak yang bertejuan memperkeruh suasana. Yang pasti kasus ini akan kami proses secara hukum. Petugas akan melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi. Pelakunya kami cari sampai dapat," tegas Hendro. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    3 Pimpinan Ikut Pilkada, Pelayanan Tetap Berjalan
    Disbudpar Kota Bandung Optimistis di Tahun Politik
    Bangun Infrastruktur, Pemprov Gandeng Summarecon
    P2TP2A Pantau Terus Kasus Video Mesum 2 Bocah
    Emil Janji Tuntaskan Teras Cicadas Tahun Ini
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Harapan Baru di Tahun Baru
      Harapan Baru di Tahun Baru

      HARI Senin bertepatan dengan tanggal 1 Januari 2018, hampir seluruh umat manusia di dunia ini merayakan malam pergantian tahun atau dikenal dengan malam Tahun Baru.

      Pilwalkot Bandung 2018