web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Pemprov Antisipatif Sikapi Transportasi Online
    net Ilustrasi

    Pemprov Antisipatif Sikapi Transportasi Online

    JuaraNews, Bandung - Perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika yang sangat pesat adalah suatu keniscayaan.

    Hal ini tentunya secara langsung maupun tak langsung memengaruhi seluruh tatanan kehidupan masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia di mana penetrasi telepon seluler termasuk yang sangat tinggi di dunia.

    Pengamat Transportasi Dr Ir Idwan Santoso MSc DIC mengungkapkan, salah satu sektor yang sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika adalah pelayanan transportasi berbasis online. Dimana dengan teknologi ini dimungkinkan adanya interaksi yang sangat mudah antara calon pengguna (penumpang) dengan pelaku jasa transportasi.

    Interaksi yang mudah antara calon pengguna dan pelaku jasa transportasi ini dimungkinkan dengan munculnya perusahaan penyedia/pengelola aplikasi. Baik pada skala global maupun nasional, yang menyediakan dan mengelola aplikasi khusus untuk itu, seperti Uber, Grab, dan Gojek

    "Dengan perkembangan teknologi ini memunculkan adanya tatanan pola interaksi yang sama sekali baru antara calon pengguna (calon penumpang), pelaku jasa transportasi dan penyedia/pengelola aplikasi," ungkap Idwan.

    Fenomena ini, kata Idwan, disambut dengan sangat antuasias oleh masyarakat Indonesia, karena dengan adanya jasa transportasi berbasis online, masyarakat merasa memiliki akses yang lebih mudah terhadap jasa transportasi. Sehingga kebutuhan kesehariaan masyarakat akan pergerakan dapat terfasilitasi secara lebih mudah, lebih cepat dan lebih fleksibel.

    Dari aspek hukum, tatanan hubungan yang baru antara calon pengguna (calon penumpang), pelaku jasa transportasi dan penyedia/pengelola aplikasi belum sepenuhnya terfasilitasi dalam peraturan perundangan yang berlaku. Sehingga hal ini dapat dikatakan sebagai di luar hukum (ilegal).

    "Tentunya hal ini membuka celah tidak terlindunginya hak dan kewajiban dari pihak-pihak yang terkait secara adil dan berkeadilan. Menyadari kekosongan hukum ini, maka patut diapreasiasi langkah yang telah dilakukan oleh Pemerintah dalam menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan (PM) No 26 tahun 2017," jelasnya.

    Idwan memaparkan, acuan yang mendasari pemerintah dalam penyusunan PM No 26/2017 adalah berdasarkan pada, pertama perlindungan publik terhadap aspek keselamatan dan keamanan bagi seluruh pemangku kepentingan (baik untuk calon penumpang maupun untuk pelaku jasa transportasi). Kedua, aspek keadilan dan berkeadilan (fairness) bagi seluruh pelaku jasa transportasi (baik yang eksisting maupun yang baru).

    "Sangat disadari bahwa PM No 26 thn 2017 disusun secara terburu-buru dan tidak dilakukan secara cermat sehingga hasilnya tidak sempurna. Hal ini dapat dilihat dengan adanya keputusan Mahkamah Agung untuk merevisi 14 pasal pada saat dilakukan proses Judicial Review," beber Idwan.

    Dalam menghadapi kekosongan hukum yang diakibatkan keputusan Judicial Review dari Mahkamah Agung tersebut, menurut Idwan, langkah-langkah yang telah dilakukan Pemprov Jabar dalam beberapa hari ini patut diapreasiasi. Karena, dengan adanya langkah-langkah tersebut, maka potensi kekacauan yang mungkin terjadi di masyarakat dapat dicegah.

    "Tentunya dengan asumsi bahwa pemerintah pusat segera menyelesaikan masalah kekosongan hukum ini secepatnya, agar masyarakat luas maupun pihak-pihak yang terlanjur berperan dalam industri transportasi ini tidak dirugikan," tandasnya.

    "Kondisi yang kondusif di Jabar tersebut hanya mungkin terjadi jika seluruh pemangku kepentingan dapat menahan diri dalam menghadapi masa transisi ini. Sampai ada kepastian hukum yang baru, yaitu dengan terbitnya peraturan perundangan yang baru," pungkas Idwan. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Tiap Tahun, Pemprov Jabar Perbaiki 20 Ribu Rumah
    27,77 Juta Orang Masih di Bawah Garis Kemiskinan
    BIJB Kertajati Jadi Pusat Angkutan Logistik
    Jabar Siaga Darurat Bencana Banjir dan Longsor
    Kemenko PMK Kenalkan Sisnas Pemantauan Kekerasan
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Jumat (10/11/2017) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.

      Advertisement On Google