web stats service from statcounter

Hot News

  • Saatnya Bangkit
    Saatnya Bangkit
    • 15 Oktober 2018 | 12:33:00 WIB

    MARIO Gomez bertekad membawa timnya meraih kemenangan pada laga tandang kontra Persipura di Stadion Mandala, Jayapura, Senin (15/10/2018) sore.

Inspirasi

    Bahaya Pornografi Sama dengan Terorisme
    net ilustrasi

    Bahaya Pornografi Sama dengan Terorisme

    • Selasa, 17 Oktober 2017 | 21:12:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Maraknya praktik pornografi saat ini menjadi ancaman laten bagi anak-anak di Indonesia.

    Untuk mencegah dampak pornografi terhadap anak, Pemerintah membentuk Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Pornografi (GT-P3). Gugus tugas ini dibentuk di tingkat pusat dan Ketua Harian dijabat oleh Menteri Agama, Lukman Hakim S. Sujatmiko menekankan agar seluruh kementerian dan lembaga yang tergabung di dalam GT-P3 dapat terus meningaktkan sinerginya untuk memberantas praktik pornografi.

    “Saya miris dengan masalah yang menyangkut pornografi. Kita harus benar-benar memerangi pornografi karena bahaya pornografi itu sama saja dengan bahaya terorisme” ujar Deputi Bidang Koordinasi Perlindungan Anak dan Perempuan Kemenko PMK Sujatmiko.

    Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga melakukan langkah-langkah pencegahan praktik pornografi. Kemenkes melakukan penyusunan modul dan melakukan deteksi dini untuk mencegah praktik pornografi. Hal serupa juga dilakukan oleh Kementerian Sosial dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

    Sujatmiko menekankan bahwa peran Kementerian Agama (Kemenag) sebagai ketua harian GT-P3 sangat penting untuk mengkoordinasikan langkah-langkah pencegahan praktik pornografi. Selain kemenag, Kementerian Perdagangan (Kemendag) juga dituntu untuk melakukan pengawasan terhadap perdagangan konten pornografi khususnya yang seringkali disebarluaskan melalui internet.

    “Saya harap Kemendag agar lebih dapat mengontrol atau memantau mengawasi perdagangan import yang berkaitan dengan pornografi yang saat ini sudah bukan berbentuk fisik lagi melainkan digitalisasi melalui situs-situs online yang bisa di sisipi oleh hal-hal yang berkaitan dengan pornografi” ujar Sujatmiko. Terakhir, Sujatmiko mengingatkan pentingnya peran orangtua untu mencegah terpaparnya anak dari praktik pornografi. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Jabar Butuh 1.500 Penerbangan untuk Layani Umrah
    Emil Ingin Jabar Jadi Provinsi Kopi Terbaik Dunia
    Ngopi Saraosna Gratis Sambil Nikmat Hiburan
    Festival Ngopi Saraosna Vol 6 Resmi Dibuka
    Netralitas ASN Isu Penting dalam Pemilu 2019
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google