web stats service from statcounter

Hot News

  • Pertahankan Posisi di Papan Atas
    Pertahankan Posisi di Papan Atas
    • 22 Juli 2018 | 15:35:00 WIB

    LAGA Barito menjamu Persib, Minggu (22/7/2018) malam, bakal berlangsung sengit dan menarik. Kedua tim bakal habis-habisan untuk meraih kemenangan.

Inspirasi

    Bahaya Pornografi Sama dengan Terorisme
    net ilustrasi

    Bahaya Pornografi Sama dengan Terorisme

    • Selasa, 17 Oktober 2017 | 21:12:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Maraknya praktik pornografi saat ini menjadi ancaman laten bagi anak-anak di Indonesia.

    Untuk mencegah dampak pornografi terhadap anak, Pemerintah membentuk Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Pornografi (GT-P3). Gugus tugas ini dibentuk di tingkat pusat dan Ketua Harian dijabat oleh Menteri Agama, Lukman Hakim S. Sujatmiko menekankan agar seluruh kementerian dan lembaga yang tergabung di dalam GT-P3 dapat terus meningaktkan sinerginya untuk memberantas praktik pornografi.

    “Saya miris dengan masalah yang menyangkut pornografi. Kita harus benar-benar memerangi pornografi karena bahaya pornografi itu sama saja dengan bahaya terorisme” ujar Deputi Bidang Koordinasi Perlindungan Anak dan Perempuan Kemenko PMK Sujatmiko.

    Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga melakukan langkah-langkah pencegahan praktik pornografi. Kemenkes melakukan penyusunan modul dan melakukan deteksi dini untuk mencegah praktik pornografi. Hal serupa juga dilakukan oleh Kementerian Sosial dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

    Sujatmiko menekankan bahwa peran Kementerian Agama (Kemenag) sebagai ketua harian GT-P3 sangat penting untuk mengkoordinasikan langkah-langkah pencegahan praktik pornografi. Selain kemenag, Kementerian Perdagangan (Kemendag) juga dituntu untuk melakukan pengawasan terhadap perdagangan konten pornografi khususnya yang seringkali disebarluaskan melalui internet.

    “Saya harap Kemendag agar lebih dapat mengontrol atau memantau mengawasi perdagangan import yang berkaitan dengan pornografi yang saat ini sudah bukan berbentuk fisik lagi melainkan digitalisasi melalui situs-situs online yang bisa di sisipi oleh hal-hal yang berkaitan dengan pornografi” ujar Sujatmiko. Terakhir, Sujatmiko mengingatkan pentingnya peran orangtua untu mencegah terpaparnya anak dari praktik pornografi. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Diperiksa 21 Jam, Status Inneke Masih Saksi
    PPBN Pramuka Bentuk Generasi Muda Patriotik
    Proyek Bendungan Leuwikeris Paket 1 Sudah 30%
    Pemprov Cairkan Bonus untuk Atlet Paralimpik
    Pindah Ke Nasdem, Darus Mundur dari DPR RI
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Memilih
      Selamat Memilih

      PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 resmi dihelat Rabu, 27 Juni 2018 ini.

      Advertisement On Google