web stats service from statcounter

Hot News

  • Emil Akan Panggil PT Agronesia
    Emil Akan Panggil PT Agronesia
    • 20 September 2018 | 10:04:00 WIB

    GUBERNUR Jabar mengaku tidak mengetahui adanya tunggakan iuran BPJS karyawan PT Agronesia.

Inspirasi

    2019, Wisman ke Jabar Ditarget Capai 20 Juta
    net Kawah Tangkubanparahu salah satu destinasi wisata

    2019, Wisman ke Jabar Ditarget Capai 20 Juta

    • Sabtu, 14 Oktober 2017 | 06:03:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Pemprov Jabar menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jabar pada 2019 mendatang bisa mencapai 20 juta orang.

    Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar mengungkapkan, hingga 2017 ini, kunjungan wisman baru mencapai sekitar 10 juta hingga 12 juta orang. Untuk mencapai target 20 juta wisman pada 2019, kata Demiz, pemerintah akan mempercepat pembangunan infrastruktur untuk akes para wisatawan.

    Infrastruktur yang sedang dibangun untuk mendukung industri pariwisata di Jabar, yakni Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka dan sejumlah jalan tol. Infrastruktur tersebut akan menjadi penghubung antardestinasi wisata.

    “Tahun 2019 itu targetnya 20 juta wisatawan mancanegara. Itu target pemerintah pusat,” kata Demiz seusai menghadiri acara ASITA West Java Travel Fair di Atrium 23 Paskal Shopping Mall, Jalan Pasirkaliki Kota Bandung, Jumat (13/10/2017).

    Saat ini, Pemprov bersama pemerintah pusat berkoordinasi untuk melakukan percepatan pembangunan BIJB Kertajati yang ditargetkan selesai pada 2018. Demiz menganggap, keberadaan bandara internasional sebagai bagian penting, karena 98 persen kedatangan wisatawan melalui transportasi udara.

    “Kalau ngga ada bandara internasional, maka gerbang dunia ini tidak bisa mendatangkan wisatawan. Jawa Barat sampai hari ini karena tidak ada bandara internasional, menjadi destinasi Jakarta,” ujarnya.

    Selain BIJB Kertajati, sejumlah proyek infrastruktur pendukung lainnya yang sedang dikebut adalah pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, LRT, dan jalan tol. Menurutnya, infrastruktur pendukung industri pariwisata harus menjadi satu di antara prioritas pembangunan, karena industri ini tidak akan mati. “Orang stres itu berwisata, jadi nggak ada matinya wisata ini,” ujar Demiz. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Emil Akan Panggil PT Agronesia
    PT Agronesia Diduga Tilep Dana BPJS Rp3,6 Miliar
    Atasi Masalah, Emil Launching Jabar Quick Response
    Emil Harus Segera Rombak Birokrasi Pemprov Jabar
    Baru 2 Pekan jadi Gubenur, Emil Dapat Penghargaan
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google