web stats service from statcounter

Hot News

  • Gomez: Tak Ada Pemain Bintang di Persib
    Gomez: Tak Ada Pemain Bintang di Persib
    • 11 Desember 2017 | 08:42:00 WIB

    MARIO Gomez menilai tim Persib tak terlalu berbeda dengan mantan timnya di Liga Super Malaysia musim lalu, Johor Darul Ta'zim (JDT).

Gedung Sate

    Inspirasi

      PDIP, Golkar, dan Hanura Sepakat Koalisi di Pilgub

      PDIP, Golkar, dan Hanura Sepakat Koalisi di Pilgub

      • Sabtu, 14 Oktober 2017 | 05:34:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung - Tiga partai politik di Jabar, PDI Perjungan, Partai Golkar, dan Partai Hanura sepakat menjalin koalisi dalam menghadapi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018.

      Hal tersebut disampaikan Ketua DPD I Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi dan Ketua DPD PDIP Jabar Tb Hasanuddin beserta jajaran masing-masing, saat menggelar jumpa pers di kantor DPD PDIP Jabar, Jalan Pelajar Pejuang Kota Bandung, Jumat (13/10/2017).

      "Sudah ada nota kesepahaman antara Partai Golkar dan PDIP yang nanti tinggal ditulis secara resmi dan diberikan kepada DPP masing-masing," ujar Sekretaris DPD PDIP Jabar, Abdy Yuhana.
      Meski dalam pertemuan tersebut tidak ada wakil Partai Hanura, menurut Abdy, Hanura sudah menyetujui untuk berkoalisi pada Pilkada serentak 2018 nanti.
      TB Hasanuddin mengatakan, segera menuangkan rencana koalisi tersebut dalam bentuk hitam di atas putih. Sebagai bentuk keseriusan dua partai ini dalam bekerja sama dan berkoalisi, terutama untuk Pilgub Jabar 2018. Kemudian, surat tersebut diberikan kepada DPP PDIP dan DPP Golkar.
      "Kemudian kita biarkan DPP bicara lebih lanjut. Tentang siapa diusung, apa yang diputuskan DPP, kami akan taat samina wa atona untuk berpegang teguh memenangkannya," ujar Hasanuddin.

      Pihak PDIP sendiri masih terbuka jika ada partai lain yang mau bergabung dalam koalisi tersebut. Hasanuddin mengatakan PDIP tidak mau terburu-buru menentukan nama pasangan calon karena belum satupun tokoh sah menjadi calon gubernur dengan dukungan penuh gabungan partai yang mengusungnya.

      Sementara Dedi Mulyadi meyakini setidaknya untuk Partai Golkar akan mendengarkan suara dari pengurus partai daerah, kendati nantinya keputusan ada di tangan DPP.
      "Kan hasil rapat pleno Partai Golkar menugasi saya untuk mencari koalisi. Saya sudah lakukan dalam waktu satu minggu setengah. Jadi putusan pleno, pasti sudah jadi keputusan mutlak partai," ujar Dedi.

      Dedi mengatakan sebagai partai politik, harus mengusung kader terbaiknya menjadi calon pemimpin Jabar. Kemitraan dengan PDIP pun, merupakan kemitraan terbaik yang dapat melahirkan manfaat bagi kedua belah pihak.

      Koalisi ketiga parpol ini dipastikan bisa mengusung pasangan calon pada Pilgub nanti, bahkan syarat kursi yang dimiliki jauh dari yang ditentukan KPU. Gabungan ketiga partai ini mempunyai 40 kursi di DPRD Jabar, dengan ricnian PDIP 20 kursi, Partai Golkar 17 Kursi, Partai Hanura 3 kursi. (*)

      Oleh: deni mulyana sasmita / den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      PKS Buka Peluang Gerindra Kembali ke Koalisi Demiz
      Pilih Cawagub, Emil Musyawarah dengan Tokoh Jabar
      Survei Poltracking, Elektabilitas Emil Tertinggi
      Koalisi Ciamis Bersatu Resmi Usung Herdiat-Yana
      Calon Independen Berguguran sebelum Ikuti Pilkada
      Berita Terdahulu

      Editorial

        Advertisement On Google

        Pilwalkot Bandung 2018