web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Polda Ringkus 4 Pencuri Alat Pengeboran Pertamina
    net Kapolda Jabar menunjukkan barang bukti

    Polda Ringkus 4 Pencuri Alat Pengeboran Pertamina

    • Jumat, 13 Oktober 2017 | 05:39:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Polda Jabar menangkap 4 pelaku pencurian alat pengeboran minyak senilai Rp 11 miliar milik PT Pertamina Drilling Service Indonesia (PDSI) yang merupakan rekanan PT Pertamina.

    Keempat pelaku yang melakukan pencurian tersebut, 2 di antaranya merupakan petugas keamanan PT PDSI berinisial HK (28) dan NG (20). Dua pelaku lain, yakni SI alias ED (30), serta seorang penadah berinisial DS (40).

    Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, aksi pencurian tersebut terungkap setelah pihaknya mendapatkan laporan dari perusahaan PDSI. Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya penyidik mencurigai terhadap kedua petugas keamanan.

    "Aksi pencurian tersebut dilakukan oleh sekuriti di salah satu gudang Pertamina," jelas Agung saat ekspose perkara di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kamis (12/10/2017).

    Aksi yang dilakukan para tesangka sudah direncanakan. HK merupakan otak pelaku dan bersama NG melakukan pencurian dengan meminta bantuan kepada SI.

    "Karena alat tersebut sanagat besar, kedua tersangka membawa dengan menggunakan truk fuso. Lalu barang hasil curian tersebut disimpan di gudang Milik DS di daerah Cijerah," terang Agung.

    Para pelaku, sudah mengetahui alat tersebut memiliki harga jual yang cukup tinggi. Sehingga mereka mengincarnya. "Alat tersebut sangat penting untuk pengeboran. Harganya sangat mahal," terangnya.

    Polisi menyita barang bukti berupa 1 unit annular BOP dan satu unit kendaraan Fusso. Tersangka HK dan NG dijerat Pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Sementara S dan DS dijerat Pasal 480 tentang penadahan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Waspadai Angin Kencang dari Silkon Tropis Dahlia
    360 PTS di Indoensia Tutup sejak 2015
    2019, Pemprov Janjikan Banjir Rancaekek Teratasi
    Mobil Listrik Evhero buatan Itenas Diluncurkan
    Divonis 1,5 Tahun Penjara, Buni Yani tak Ditahan
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Pilwalkot Bandung 2018