web stats service from statcounter

Hot News

  • Gomez: Tak Ada Pemain Bintang di Persib
    Gomez: Tak Ada Pemain Bintang di Persib
    • 11 Desember 2017 | 08:42:00 WIB

    MARIO Gomez menilai tim Persib tak terlalu berbeda dengan mantan timnya di Liga Super Malaysia musim lalu, Johor Darul Ta'zim (JDT).

Inspirasi

    Kebakaran Hutan Indonesia Jadi Persoalan Global
    net ilustrasi

    Kebakaran Hutan Indonesia Jadi Persoalan Global

    • Selasa, 10 Oktober 2017 | 05:48:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Indonesia khususnya di wilayah Kalimantan dan Sumatera terus meningkat.

    Pemerintah sangat serius untuk melakukan langkah-langkah pencegahan dan penangangan agar kasus karhutla dapat ditekan.

    Seperti diketahui, salah satu penyebab terjadinya karhutla adalah pembakaran lahan yang dilakukan secara sengaja dan hal ini dipengaruhi oleh tradisi turun temurun untuk membuka lahan baru untuk bertani.

    “Pemerintah sangat konsen dalam masalah ini karena bencana karhutla bukan hanya menjadi masalah nasional namun juga menjadi masalah global,” jelas Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani.

    Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah telah menetapkan status siaga darurat karhutla untuk lima provinsi yaitu Riau sejak 24 Januari hingga 30 November 2017; Provinsi Sumatera Selatan sejak 30 Januari hingga 30 November 2017; Provinsi Kalimantan Barat sejak 1 Juni hingga 30 Oktober 2017; Provinsi Kalimantan Selatan sejak 15 Juni hingga 30 November 2017; dan Provinsi Jambi sejak 22 Juni hingga 22 Juli 2017.

    Merujuk kepada data dan laporan, salah satu kasus karhutla yang paling besar terjadi pada 2015. Selanjutnya, pada 2016, terdapat penurunan kasus karhutla yang cukup drastis. Penurunan ini dipengaruhi oleh faktor La Nina yang menghasilkan tingginya curah hujan.

    Walaupun puncak musim kemarau diprediksi terjadi pda bulan Juli dan September, kewaspadaan harus tetap diutamakan karena masih terdapat berbagai daerah yang mengalami musim kemarau di dalam beberapa bulan selanjutnya.

    “Untuk itu, upaya pembenahan prosedur dan peningkatan penanganan karhalut tetap perlu dilakukan baik lewat darat maupun lewat udara. Di samping itu, peran serta semuah pihak harus terus ditingkatkan agar prilaku membakar hutan semakin dikurangi sehingga kejadian Karhutla bisa ditekan,” tandas Puan.

    Puan menegaskan, dibutuhkan tindakan nyata dan tepat sasaran dari seluruh pihak untuk dapat menjaga kawasan hutan di Indonesia seluas 121 juta hektare agar tetap lestari dari ancaman kebakaran dan pembalakan liar.

    “Tugas kita bersama untuk dapat bergotong royong menyelamatkan kawasan hutan yang merupakan bagian dari warisan dunia" jelasnya.

    Menyoroti peran hutan yang bermanfaat bagi masyarakat, Puan mengingatkan akan pentingnya daya dukung sumber daya lingkungan dan alam. "Di satu sisi kita memacu pembangunan di berbagai sektor untuk mempercepat pemenuhan kesejahteraan rakyat. Akan tetapi di sisi lain kita harus memperhatikan daya dukung sumber daya lingkungan dan alam” jelas Menko Puan.

    Menurut Puan, daya dukung ini penting agar berbagai bencana yang disebabkan oleh penurunan fungsi lingkungan dapat dicegah. “Penurunan fungsi lingkungan hidup tersebut, dapat menimbulkan bencana, korban jiwa, permasalahan kesehatan, kerugian ekonomi dan masalah ekologi, meningkatnya frekuensi, jenis bencana,” tambah Puan.

    Menko PMK juga menjelaskan bahwa dalam rangka mencegah terjadinya permasalahan lingkungan, dibutuhkan Gerakan Revolusi Mental di bidang lingkungan hidup khususnya terkait dengan membangun cara berpikir, bekerja, dan cara hidup yang beorientasi pada kelestarian lingkungan hidup.

    Keberhasilan implementasi Gerakan Revolusi Mental di bidang lingkungan dapat mulai dilihat dari tiga hal utama yaitu kapaistas individu untuk menjaga kebersihan, kapasitas lembaga untuk melakukan mitigasi lingkungan hidup dan bencana, dan adanya paradigma pembanguna yang selaras dengan pelestarian kualitas dan daya dukung lingkungan. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Gubernur Jabar Raih Penghargaan Paramakarya
    PKS Hormati Pilihan Gerindra Usung Mayjen Sudrajat
    Soal Yerussalem, Ini yang akan Dilakuan Indonesia
    Menko PMK Pastikan Bansos Rastra takkan Dihapus
    Tabrakan di Cipali, Istri Bupati Pidie Aceh Tewas
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google