web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Puan: Perguruan Tinggi Harus Siap Hadapi Perubahan
    net

    Puan: Perguruan Tinggi Harus Siap Hadapi Perubahan

    JuaraNews, Bandung - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menilai, Indonesia terus menghadapi tantangan perubahan yang cepat di era globalisasi.

    Diakui atau tidak, bahwa yang paling siap untuk menghadapi tantangan tersebut adalah perguruan tinggi. "Perguruan tinggi harus siap mengawal perubahan saat ini," ucap Puan.

    Mantan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI tersebut mengatakan bahwa Indonesia pada tahun 2035-2045 memiliki potensi untuk menjadi negara dengan perekonomian yang kuat. Banyak lembaga-lembaga terpercaya internasional memprediksi bahwa Indonesia memiliki peluang menjadi kekuatan 5 besar ekonomi dunia.

    Namun nyatanya, saat ini Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti kualitas sumberdaya manusia (SDM) yang rendah dan korupsi, narkoba, dan radikalisme yang kondisinya sudah mengkhawatirkan. Atau sejumlah masalah lain yang dapat merenggut dan mengancam masa depan generasi muda.

    Tidak heran jika Menko PMK mengharapkan perguruan tinggi untuk siap menghadapi tantangan dan peluang yang ada. “Persaingan dalam era globalisasi akan sangat ditentukan oleh kualitas sumberdaya manusianya dalam mengelola potensi bangsa dan negaranya untuk dapat bersaing," tandas Menko PMK.

    Sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia (UI) itu menyebutkan, ada 3 agenda strategis yang dilaksanakan Kemenko PMK yang diyakini bisa mengembangkan potensi rakyat Indonesia. Hal tersebut, yakni menjamin pemenuhan kebutuhan dasar, meningkatkan kapabiltas manusia Indonesia, serta membangun karakter bangsa.

    Puan menggaris bawahi bahwa untuk saat ini, karakter bangsa Indonesia sedang dalam kondisi terancam. Karena itu, Puan mengharapkan perguruan tinggi bisa menjadi pelopor perubahan yang diandalkan.

    "Demi mewujudkan perguruan tinggi yang berkarakter kita bisa mulai dari kerja nyata civitas akademika dalam membangun budaya anti plagiat, antinarkoba, budaya keilmuwan yang menghasilkan karya-karya yang bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat, membangun budaya kampus yang bersih, membangun kesantunan, memperteguh jiwa bhineka tunggal ika dan pancasila, dan menyelenggarakan Kuliah kerja Nyata bertemakan revolusi mental," harap Puan. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Golkar Kembali Usung Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar?
    PPP Bisa Ikuti Sikap Golkar Cabut Dukungan ke Emil
    Golkar Cabut Dukungan terhadap Emil sebagai Cagub
    Seorang Tewas dan Ratusan Rumah Rusak akibat Gempa
    Puan: PKH Jangan Dipakai Jajan atau Beli Pulsa
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google