web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    15 Tim Liga 1 Ancam Mogok Bertanding

    15 Tim Liga 1 Ancam Mogok Bertanding

    JuaraNews, Jakarta - Memasuki Pekan 28, sebanyak 15 tim peserta Liga 1 2017 mengancam mogok bertanding.

    Aksi mogok tersebut sebagai respons ketidakpuasan ke-15 tim kompetisi kasta tertinggi Tanah Air tersebut terhadapi kinerja PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1. Mereka menilai PT LIB tidak menjalani tata kelola kompetisi dengan baik seperti diamanatkan Presiden Joko Widodo sebelum kompetisi dimulai.

    Mereka yang menamakan diri sebagai Forum Klub Sepakbola Profesional, tersebut menyampaikan keluhannya kepada media di Jakarta, Rabu (4/10/2017) siang. Ke-15 tim tersebut, yakni Persija Jakarta, Bhayangkara FC, Arema FC, Pusamania Borneo FC, PSM Makassar, Persiba Balikpapan, Sriwijaya FC, Mitra Kukar, Persela Lamongan, Persegres Gresik United, Persipura Jayapura, Perseru Serui, Barito Putera, Semen Padang, dan Madura United. Sedangkan 3 tim yang tak bergabung dalam forum tersebut, yakni Persib Bandung, PS TNI, dan Bali United.

    Pada acara tersebut, forum ini diwakili Achmad Haris, Bento Madubun, Gede Widiade dan Syarifuddin Ardasa. "Sejauh ini, 15 klub ini berkesimpulan ada beberapa aspek penting dari ekspektasi sepak bola kita yang digadang-gadang memajukan aspek sepak bola profesional yang belum menyeluruh. Aspek bisnis, aspek teknis dan aspek legal," kata Syarifuddin.

    "Ini menjadi penting karena ekspektasi kita yang ingin melihat sepak bola profesional masih belum ada tanda-tanda membaik dan ini sangat mencemaskan jika berlanjut ke musim depan," lanjut asisten manajer dari Barito Putera ini.

    Sejauh ini, mereka menganggap operator belum memberikan kejelasan terkait aspek-aspek tersebut, dan sampai sekarang klub belum mendapatkan surat perjanjian yang menjadi dasar hukum keikutsertaan mereka di Liga 1.

    "Kami sudah mengundang LIB, sudah berdiskusi tapi kami tidak ditanggapi. Ini kami lakukan karena ini bertolak dengan harapan kedua orang tua kami; Bapak Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi dan Presiden Joko Widodo soal tata kelola sepakbola yang baik," jelas Bento dari Persipura.

    "Apabila dalam 14 hari, LIB tidak mengembalikan surat perjanjian yang sudah kami serahkan di awal kompetisi, maka kami bersepakat untuk berhenti berkompetisi sementara waktu," tandasnya.

    Beberapa hal yang dianggap tidak ada kejelasan, antara lain perhitungan pembagian keuntungan berdasarkan rating televisi, sistem pengaturan jadwal, transparansi jumlah sponsor, hak gaji pemain yang dipanggil timnas, penugasan wasit asing hingga regulasi kompetisi secara umum.
    Gede Widiade yang juga Direktur Utama Persija Jakarta menjelaskan, banyak hal yang tidak jelas dari LIB dan beberapa ekspektasi para klub kontestan tak bisa mereka penuhi. LIB sendiri tak ada komunikasi bagus kepada klub.

    "Ada beberapa komitmen di awal yang sebelum kompetisi berjalan itu sangat menggembirakan. Ada kejelasan sponsor, keuangan, jaminan hukum, besaran sponsor yang menggembirakan," kata Gede.

    "Kami merasa hasil evaluasi yang dilakukan LIB dengan kehadiran kami masih kurang sempurna. Yang kurang sempurna apa? Tetap aspek teknis, legal dan bisnis."

    Dari poin yang dijabarkan, beberapa cenderung mengeluhkan keputusan LIB yang kerap diambil tanpa kesepakatan klub. Itu seperti penggunaan wasit asing atau pengelolaan jadwal yang tak menguntungkan beberapa klub.

    Berikut 15 poin tuntutan Forum Klub Sepakbola Profesional kepada PT Liga Indonesia Baru:
    1. Breakdown sumber dana
    2. Transparansi jumlah sponsor
    3. Transparansi share hak siar
    4. Pelaksanaan pilihan live pertandingan
    5. Formulasi ranking dan fee rating televisi
    6. Pemilihan waktu pertandingan
    7. Transparansi penggunaan anggaran
    8. Legal standing hubungan LIB dan klub
    9. Kejelasan perjanjian hak dan kewajiban LIB dan klub
    10. Hak gaji pemain yang dipanggil timnas
    11. Regulasi kompetisi secara umum
    12. Penugasan wasit asing
    13. Kebijakan kompetisi usia muda
    14. Transparansi jumlah pertandingan home dan away
    15. Implementasi fairness yang sering dipaksakan. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Piala Presiden Digelar Januari 2018
    Kalah dari Kirgisztan, Timnas Ambil sisi Positif
    Timnas U-23 Siap Jajal Tim Piala Dunia Islandia
    Tekuk Mongolia, Selangkah Lagi Timnas Juarai AWSC
    Bali United Wakili Indonesia di Liga Champions
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Klasemen Liga Dunia

      Tim M Point
      1. Manchester City 18 52
      2. Manchester United 18 41
      3. Chelsea 18 38
      4. Liverpool 18 34
      Tampilkan Detail

      sponsored links


      Klasemen Liga Indonesia

      Tim M Point
      1 Bhayangkara FC 34 69
      2 Bali United 34 68
      3 PSM Makassar 34 65