web stats service from statcounter

Hot News

  • Pertahankan Posisi di Papan Atas
    Pertahankan Posisi di Papan Atas
    • 22 Juli 2018 | 15:35:00 WIB

    LAGA Barito menjamu Persib, Minggu (22/7/2018) malam, bakal berlangsung sengit dan menarik. Kedua tim bakal habis-habisan untuk meraih kemenangan.

Inspirasi

    Saksi Sebut sejak Awal telah Terjadi Penyimpangan
    net Empat tersangka kredit fiktif BJB mengikuti sidang

    sidang kasus kredit fiktif bjb

    Saksi Sebut sejak Awal telah Terjadi Penyimpangan

    JuaraNews, Bandung - Sidang lanjutan kasus kredit fiktif di Bank Jabar Banten (BJB) cabang Kota Sukabumi senilai Rp38,7 miliar, kembali digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan RE Martadinata Kota Bandung, Rabu (4/10/2017).

    Sidang kali ini mengagendakan untuk meminta keterangan saksi ahli Oman Rochmana, yang berprofesi sebagai auditor. Oman bersaksi untuk 6 terdakwa yang dihadirkan di persidangan, yakni mantan pejabat Bank BJB, Sairi, Arie Yulianto, Djamal Mulsin, Danis Hatmaji, Ahmad Chandra Buana, dan Khrisna Praduga Sitompul.

    Dalam kesaksiannya, Oman menyebutkan dari awal kasus ini telah terjadi penyimpangan prosedur dalam proses pemberian kredit. Penyimpangan tersebut, yakni dokumen persyaratan kredit yang direkayasa.
    "Dari awal sudah terjadi penyimpangan prosedur dalam proses kredit yang diajukan," kata Oman, menjawab pertanyaan ketua majelis hakim Martahan Pasaribu SH.

    Dalam surat dakwaanya, jaksa penuntut umum (JPU) menyebutkan, modus tersangka adalah memberikan pinjaman kredit kepada 4 pengurus Koperasi Bina Usaha (KBU) Kota Sukabumi. KBU disebutkan sebagai koperasi karyawan dari PT Alpindo Mitra Baja Sukabumi.

    Pada dua kali permohonan pinjaman kredit ke Bank BJB Cabang Sukabumi itu dilampirkan dokumen persyaratan kredit yang direkayasa, seperti mengubah isi data pada dokumen, serta memalsukan 850 tanda tangan nama-nama karyawan PT Alpindo Mitra Baja Sukabumi. Permohonan pun disetujui para terdakwa, uang lalu ditransfer dalam 2 tahap. Tahap pertama Bank BJB mengirim Rp20 miliar lalu tahap kedua sebesar Rp18,7 miliar atau total menjadi Rp38,7 miliar.

    Setelah uang kredit sampai seluruhnya, karyawan PT Alpindo Mitra Baja Sukabumi ternyata tidak pernah menikmati fasilitas pinjaman. Pembayaran kredit akhirnya macet. Setelah diselidiki uang tersebut justru dimanfaatkan oleh 4 pejabat KBU yang kini telah dijatuhi hukuman oleh Pengadilan Tipikor Bandung. Sidang selanjutnya ditunda hingga Rabu (4/10/2017) mendatang. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Bapenda Bebaskan Biaya BBNKB dan Denda PKB
    KPK Panggil 6 Saksi Penyidikan Korupsi Abubakar
    Pemkot Bandung Jamin Layanan Publik Tetap Maksimal
    Jelang Ramadan, Pemkot Gelar Operasi Praja Wibawa
    Kota Bandung Optimistis Kembali Raih Adipura
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Memilih
      Selamat Memilih

      PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 resmi dihelat Rabu, 27 Juni 2018 ini.

      Info Kota

      Pilwalkot Bandung 2018