web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Saksi Sebut sejak Awal telah Terjadi Penyimpangan
    net Empat tersangka kredit fiktif BJB mengikuti sidang

    sidang kasus kredit fiktif bjb

    Saksi Sebut sejak Awal telah Terjadi Penyimpangan

    JuaraNews, Bandung - Sidang lanjutan kasus kredit fiktif di Bank Jabar Banten (BJB) cabang Kota Sukabumi senilai Rp38,7 miliar, kembali digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan RE Martadinata Kota Bandung, Rabu (4/10/2017).

    Sidang kali ini mengagendakan untuk meminta keterangan saksi ahli Oman Rochmana, yang berprofesi sebagai auditor. Oman bersaksi untuk 6 terdakwa yang dihadirkan di persidangan, yakni mantan pejabat Bank BJB, Sairi, Arie Yulianto, Djamal Mulsin, Danis Hatmaji, Ahmad Chandra Buana, dan Khrisna Praduga Sitompul.

    Dalam kesaksiannya, Oman menyebutkan dari awal kasus ini telah terjadi penyimpangan prosedur dalam proses pemberian kredit. Penyimpangan tersebut, yakni dokumen persyaratan kredit yang direkayasa.
    "Dari awal sudah terjadi penyimpangan prosedur dalam proses kredit yang diajukan," kata Oman, menjawab pertanyaan ketua majelis hakim Martahan Pasaribu SH.

    Dalam surat dakwaanya, jaksa penuntut umum (JPU) menyebutkan, modus tersangka adalah memberikan pinjaman kredit kepada 4 pengurus Koperasi Bina Usaha (KBU) Kota Sukabumi. KBU disebutkan sebagai koperasi karyawan dari PT Alpindo Mitra Baja Sukabumi.

    Pada dua kali permohonan pinjaman kredit ke Bank BJB Cabang Sukabumi itu dilampirkan dokumen persyaratan kredit yang direkayasa, seperti mengubah isi data pada dokumen, serta memalsukan 850 tanda tangan nama-nama karyawan PT Alpindo Mitra Baja Sukabumi. Permohonan pun disetujui para terdakwa, uang lalu ditransfer dalam 2 tahap. Tahap pertama Bank BJB mengirim Rp20 miliar lalu tahap kedua sebesar Rp18,7 miliar atau total menjadi Rp38,7 miliar.

    Setelah uang kredit sampai seluruhnya, karyawan PT Alpindo Mitra Baja Sukabumi ternyata tidak pernah menikmati fasilitas pinjaman. Pembayaran kredit akhirnya macet. Setelah diselidiki uang tersebut justru dimanfaatkan oleh 4 pejabat KBU yang kini telah dijatuhi hukuman oleh Pengadilan Tipikor Bandung. Sidang selanjutnya ditunda hingga Rabu (4/10/2017) mendatang. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    DLHK Menilai Setahun Gerkan KangPisman Telah Menorehkan Pencapaian yang Positif
     Peringatan Hari Ibu, Pemkot Bandung Edukasi Cerdas Jejaring Sosial
    Tahun 2020, Kota Bandung Target Bebas Dari BAB Sembarangan
    Kader PKK Harus Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0
    ASN Kota Bandung Berlenggak-Lenggok Bak Model Profesional

    Editorial


    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Minggu (10/11/2019) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.

      Info Kota