web stats service from statcounter

Hot News

  • Pemerintah Resmikan Lembaga Sertifikasi Halal
    Pemerintah Resmikan Lembaga Sertifikasi Halal
    • 24 Oktober 2017 | 15:55:00 WIB

    PEMERINTAH melalui Kementerian Agama meresmikan Badan Pengelola Jaminan Produk Halal (BPJPH), lembaga resmi yang akan mengeluarkan sertifikat halal.

Inspirasi

    Kapolda Janji Usut Insiden Salah Tembak di Garut
    net Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto

    Kapolda Janji Usut Insiden Salah Tembak di Garut

    JuaraNews, Bandung - Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto menegaskan, insiden tertembaknya Devia Sopiani (20), pemandu lagu di Karaoke Milan, Superblok Tarogong Jalan Perintis Kemerdekaan, Garut, Senin (2/10/2017) malam, oleh senjata api milik seorang polisi itu merupakan pelanggaran.

    Dalam insiden tersebut, paha kiri Devia tertembus peluru saat menemani tamu karaoke, yang berasal dari pistol milik Aiptu S, yang merupakan Kanit Reskrim Polsek Pakenjeng. "Jelas, kejadian di Garut itu merupakan pelanggaran," ujar Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Mapolrestabes Bandung usai acara pertemuan dengan pimpinan partai politik, Rabu (4/10/2017).

    Agung menegaskan kasus peluru nyasar tersebut akan diusut tuntas, dan pihaknya sudah memerintahkan Kapolres Garut. Agung Agung mengatakan, pihaknya tetap akan memproses oknum polisi yang ternyata mabuk ketika berada di tempat karaoke saat peristiwa itu terjadi.

    Sebelumnya diberitakan, Devia menjadi korban salah tembak oknum polisi saat menemani tamunya berkaraoke, Senin (2/10/2017) sekitar pukul 23.45 WIB. Peluru itu berasal dari senjata api Revolver milik Aiptu S.

    Saat itu Aiptu S, Brigadir K, serta warga sipul berinisial K mengajak 2 PL untuk menemani berkaraoke di Room 209. Di saat bersamaan, di room sebelahnya atau Room 210, ada 4 pria lainnya tengah berkaraoke ditemani Devia dan rekannya, Sifa (21). Selanjutnya, entah bagaimana awalnya, senjata api milik Aiptu S meletus di Room 210 lalu tembus mengenai dinding partisi pembatas room 209 dan akhirnya mengeni paha kiri Devia. Kasus itu sekarang ditangani Propam Polres Garut.

    Devia sendiri tak menyangka timah panas itu menembus paha kirinya. Tiba-tiba terdengar suara letusan dari room 209. Di saat bersamaan, dia merasakan sakit di bagian paha kirinya. Darah pun keluar dari pahanya. Awalnya dia tak mengetahui pahanya tertembus peluru. Ternyata, kakinya terkena peluru dari tembakan yang berasal dari ruangan sebelah.

    Devia kemudian dibawa ke rumah sakit oleh teman dan petugas keamanan tempat hiburan. Pelaku penembakan, lanjutnya, diduga tengah mabuk berat. Dari informasi yang diterimanya, pelaku marah karena tak mendapat PL.

    "Katanya juga sempat nodong pistol ke PL yang se ruangan sama dia. Masih teman saya juga PL-nya," sambung warga Muara Sanding, Kecamatan Garut Kota.

    Devia mengatakan, peluru yang mengenainya berasal dari ruangan yang berbeda. Dia pun tak mengenali kedua oknum polisi tersebut. "Saya enggak kenal sama dia (Aiptu S). Beda ruangan juga. Saya di room 210, kalau dia di room 209. Memang sebelahan," ucapnya.

    Selain Devia, PL lainnya Sifa juga terkena serpihan dindang akibat tembakan peluru. Sifa pun langsung mendapatkan perawatan di rumah sakit. "Teman saya juga ada yang kena serpihan dinding gipsum. Kena di bagian hidung. Tapi enggak parah," ujar Devia. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pemerintah Resmikan Lembaga Sertifikasi Halal
    Dana Desa Harus Fokus pada Kegiatan Padat Karya
    Cairkan Hubungan, Demiz Kunjungi DPD Gerindra
    Bertemu Ketum PPP, Emil Makin Yakin Dapat Dukungan
    Capai SDGs Kesehatan Perlu Kemitraan Multipihak
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google