web stats service from statcounter

Hot News


  • Emil Setuju Nama BIJB jadi Bandara Habibe
    Emil Setuju Nama BIJB jadi Bandara Habibe
    • 16 September 2019 | 16:13:00 WIB

    RIDWAN Kamil menanggapi serius petisi penandatanganan secara online di website change.org meminta agar BIJB Kertajati diganti namanya menjadi BJ Habibie.

Inspirasi


    Disalip Sumut, Jabar Diancam DKI Jakarta

    Kejurnas Inkanas Piala Kapolri

    Disalip Sumut, Jabar Diancam DKI Jakarta

    JuaraNews, Bandung - Kontingen Jawa Barat tersalip Sumatera Utara pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Inkanas Piala Kapolri VI/2015 di GOR C-tra Arena, Jalan Cikutra Kota Bandung, Minggu (1/3/2015).

    Hingga pukul 20.00 WIB, Jabar meraih 12 medali emas, 15 perak, 20 perunggu. Jabar kalah atas Sumatera Utara yang sudah megantongi 13 medali emas, 8 perak , dan 13 perunggu. Tak hanya itu, posisi Jabar pun masih terancam DKI Jakartayang menguntit di posisi tiga dengan raihan 11 emas, 11 perak dan 8 perunggu.

    Pelatih kepala karate Inkanas Jabar, Yedih Lesmana mengaku, Jabar masih berpeluang mempertahankan titel juara umum pada kejurnas tersebut. Pasalnya, Jabar masih menyisakan harapan pada Asmaul Husna di komite +68 putri, serta dari tim atlet penghuni Pelatda bayangan PON Jabar atas nama Jihan dan Rista. Sebelumnya, Jabar menambah raihan tiga medali emas melalui Aditya (+76 kg putra), Josinta Dewani (Junior -61kg U21), dan Intan Nurjanah (-61kg putri).

    "Memang ada target yang meleset dari perkiraan kita. Karena itu, kita meraih banyak medali perak. Dan salah satu kelemahan kita di kelompok kadet dan junior. Ini akan jadi bahan evaluasi kita," ujar Yedih kepada wartawan, Minggu (1/3/2015).

    "Faktor mental anak-anak pun sangat berpengaruh kepada penampilan mereka," tambahnya.

    Untuk mengevaluasi kelemahan tersebut, pihaknya akan mempersiapkan program pelatihan bagi kategori kadet dan junior. Keberadaan atlet karate asal Inkanas di Pelatda PON XIX, menjadi salah satu keuntungan yang dimiliki. Setidaknya ada tujuh atlet karate asal Inkanas yang masuk dalam kerangka pelatda PON XIX/2016. Di antaranya, Intan, Faisal, Jihan, Ayu, Eva, Siti, dan Asmaul Husna.

    "Kita akan coba gabungkan latihan atlet junior dan kadet ini dengan atlet Pelatda PON," tegasnya.

    Tentang pencapaian Sumut, diaui Yedih sudah diprediksi sebelumnya. Bahkan selain Sumut, pihaknya pun mengantisipasi kebangkitan DKI Jakarta, Sulawesi Selatan dan Jawa Timur yang menguntit di peringkat tiga sampai lima.

    "Mudah-mudahan, target kita mempertahankan juara umum bisa tercapai. Pasalnya, peluang itu masih terbuka," tandasnya. (*)

    Oleh: ageng rustandi / ang

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Emil Setuju Nama BIJB jadi Bandara Habibe
    Mahasiswa Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Jokowi
    Gudang Brimob Jateng Meledak
    Irjen Firli Bahuri Terpilih jadi Ketua Baru KPK
    Emil Raih IDC Digital Transformation Awards 2019

    Editorial