web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    TPG & Inpassing Rp1,4 Triliun Sudah Bisa Dicairkan
    net Menteri Agama Lukman Hakim

    TPG & Inpassing Rp1,4 Triliun Sudah Bisa Dicairkan

    • Sabtu, 30 September 2017 | 00:23:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan anggaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Inpassing yang terutang sejak tahun 2015 sudah bisa dicairkan. Menag minta para Kepala Kanwil untuk segera memprosesnya.

    “Anggaran 1,4triliun sudah bisa dicairkan, tidak harus menunggu sisanya karena sedang diverifikasi BPKP,” kata Lukman saat memberikan sambutan dan arahan pada acara Rapat Koordinasi Nasional, Optimalisasi Pembayaran TPG dan Inpassing Terhutang, Ditjen Pendis Kementerian Agama di Gedung MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (28/9/2017), dikutip laman resmi Kemenag.

    Total anggaran yang dibutuhkan untuk membayar TPG dan Inpassing terhutang mencapai Rp4,6 triliun. Dari jumlah itu, anggaran sebesar Rp1,4 triliun sudah bisa dicairkan. Sisanya, masih menunggu hasil verifikasi BPKP.

    Lukman berharap, proses pencairan ini bisa segera tuntas. Dia meminta Inspektorat Jenderal (Irjen) ikut mengawal, memantau dan memonitoring pencairan sehingga tepat dan sesuai aturan.

    “Saya tekankan, Irjen dan jajarannya ini dikawal betul, dan perlu juga dibuat gugus tugas atau satuan tugas yang secara khusus memantau dan memonitor pencairan TPG dan Inpassing terhutang,” pesan Lukman.

    Bila perlu, kata Lukman, Itjen juga melakukan pendampingan. Di Jawa Timur misalnya, harus ada perhatian khusus karena anggarannya cukup besar. Ini perlu dibuat gugus tugas agar setiap saat dapat memantau implementasinya.

    Sebelumnya, Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin memastikan bahwa anggaran TPG dan Inpassing terhutang sebesar Rp4,6 triliun sudah tersedia di Kanwil Provinsi se-Indonesia. Untuk itu, Kamaruddin minta para Kakanwil untuk segera mengambil langkah-langkah sistematis.

    “Anggaran Rp1,4 triliun sudah diperiksa BPKP dan sudah bisa dibayarkan. Sekarang, dalam 10 hari ke depan, menunggu verifikasi BPKP senilai Rp2,2 triliun, dan Rp1 triliun lagi itu on going,” kata Kamaruddin Amin.

    Pencairan TPG dan Inpassing terutang dilakukan Kanwil Kemenag Provinsi. Semenara data guru penerima by name by address ada di Kkabupaten/kota. “Saya dan kita semua memupuyai komitmen dan harapan yang sama. Semoga pencairan Rp4,6 triliun TPG dan Inpassing ini berjalan baik dan sukses,” tuturnya.

    Dalam rapat yang dihadiri seluruh Kepala Kanwil, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam dan seluruh bendahara bidang Pendidikan Islam se Indonesia tersebut, Irjen Kemenag Nur Kholis Setiawan meminta jajarannya mengawal dan memastikan bahwa data yang sudah terverifikasi baik dari BPKP dan BPK sudah lengkap.

    “Kita anggap ini adalah hajat bersama. Kami diberi tugas mengawal proses pembayaran hutang ini. Ada 6 provinsi mendapat pengawalan khusus, yakni: Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat. Bukan berarti provinsi lain tidak terkawal, kami juga akan menerjunkan khusus dari Inspektorat Wilayah,” kata Nur Kholis. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Seorang Tewas dan Ratusan Rumah Rusak akibat Gempa
    Puan: PKH Jangan Dipakai Jajan atau Beli Pulsa
    Perpres Dana Abadi Pendidikan Segera Dituntaskan
    Peringatan Tsunami Dicabut, Warga Diminta Kembali
    Jabar Diguncang Gempa, Warga Diimbau Jauhi Pantai
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google