web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Oknum Kades Mesum di Garut Terancam Dipecat
    net

    Oknum Kades Mesum di Garut Terancam Dipecat

    • Jumat, 29 September 2017 | 23:53:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Garut – Pemkab Garut segera memberikan sanksi tegas pada seorang oknum Kades berinisial DD yang kedapatan selingkuh di hotel, Selasa (26/9/2017).

    "Kepala Desa Situsari DD, terancam diberhentikan tidak hormat. Kita lihat nanti prosesnya seperti apa," kata Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, Jumat (29/9/2017).

    Menurutnya kendati informasinya sudah menyebar, pihaknya hingga kini sama sekali belum mendapatkan laporan resmi kasus oknum Kades tersebut dari pihak desa setempat.

    Dia menegaskan, Pemkab Garut tidak akan segan-segan memberikan sanksi tegas terhadap pegawai yang terlibat kasus tidak senonoh. Terlebih, tersangkut kasus etika dan moral.

    "Ini harus dijadikan pelajaran seorang pemimpin yang harusnya memberi contoh yang baik bagi masyarakatnya," tegasnya.

    Ketua Komisi A DPRD Garut, Alit Suherman, mengatakan, pihaknya mendukung Pemkab Garut untuk memberikan sanksi tegas terhadap Kepala Desa yang tersandung kasus etika dan moral. Dia menyebutkan, dalam proses pemberhentian Kepala Desa, ada aturan. Yang mana dalam prosesnya dilakukan berdasarkan ajuan dari BPD.

    "Inikan kasusnya sudah melanggar etika dan moral, sepantasnya Pemkab Garut memberikan sanksi tegas,” kata dia. (*)


    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Iriawan: Maknai HUT RI dengan Aksi Nyata
    Indonesia Jadi Tujuan Melanjutkan Pendidikan
    PT KAI Siap Sukseskan Asian Games 2018
    Aher tak Bisa jadi Calon Wakil Gubernur DKI
    RSHS Bandung, RS rujukan Atlet Asian Games 2018
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Dirgahayu Republik Indonesia
      Dirgahayu Republik Indonesia

      PADA 17 Agustus 2018, Indonesia merayakan hari kemerdekaannya yang ke-73 tahun. Memeringati terbebasnya bangsa Indonesia dari penjajahan.

      Advertisement On Google