web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Emil Ajak Warga Nonton Bareng Film G 30 S PKI

    Emil Ajak Warga Nonton Bareng Film G 30 S PKI

    • Jumat, 29 September 2017 | 06:02:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengajak warga Kota Bandung untuk nonton bareng (nobar) film G 30 S PKI di Taman Film, Jumat (29/9/2017) petang ini bada Magrib.

    Ajakan dari wali kota ini, sekaligus menjawab kesimpangsiuran soal jadi tidaknya pemutaran film G 30 S PKI di Kota Bandung. "Untuk semua warga Bandung, besok ada nonton bareng di Taman Film," ujar Emil di Taman Dago Cikapayang, Kota Bandung, Kamis (28/9/2017)

    Emil tidak mewajibkan semua warga Bandung untuk menonton film dokumenter penghianatan PKI tersebut di Taman Film. Pasalnya, film karya Sutradara Arifin C Noor tersebut juga diputar di berbagai kelurahan.

    Emil sendiri belum mengetahui apakah akan menonton barang film tersebut bersama warga atau tidak. Dia pun tidak tahu film versi mana yang akan diputar karena sampai saat ini film G 30 S PKI versi Orde Baru masih dipertanyakan kebenarannya. Karena layar videotron di Taman Film sedang rusak, pemutaran film akan menggunakan layar tancap. "Filmnya juga saya tidak tahu versi apa karena dari pihak TNI yang punya stok," ujar Emil.

    Menurut Emil, kejadian bersejarah perlu dicermati dan dikaji dari berbagai sumber sehingga tidak terjadi penyelewengan sejarah.

    "Saya ingatkan untuk generasi muda agar selalu waspada. jangan terlalu ke kiri (komunis), jangan terlalu ke kanan. Fokus di tengah dengan Pancasila, insya Allah selamat," tegasnya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Kepala DPMTSP Kota Bandung Divonis 1 Tahun Penjara
    Stasiun Bandung Direvitalisasi jadi Berkelas Dunia
    Pengemudi Online dan Konvensional Berdamai
    Tolak Rumah Deret, Warga Tamansari Demo Balai Kota
    Sopir Taksi Online Diserang Orang Tak Dikenal
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Pilwalkot Bandung 2018