web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

  • Fokus Seorang Pemimpin
    Fokus Seorang Pemimpin

    MENJADI pemimpin adalah kesempatan berharga karena tidak semua orang berkesempatan menjadi pemimpin dalam suatu entitas bisnis.

    4,2 Juta Warga Jabar Masih Hidup Miskin
    net

    4,2 Juta Warga Jabar Masih Hidup Miskin

    • Kamis, 28 September 2017 | 23:49:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Cirebon – Sebanyak 4,2 juta warga Jawa Barat masih hidup dalam kemiskinan. Dari jumlah itu sekitar 1 juta jiwa di antaranya adalah lansia miskin yang harus mendapat perlindungan sosial.

    Masih tingginya angka tersebut karena sejumlah program pengentasan kemiskinan yang digulirkan pemerintah, sebagian masih belum tepat sasaran. Fakta tersebut terungkap saat rapat koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan di wilayah III Cirebon yang dibuka Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar di kantor Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan wilayah III Jabar, Rabu (27/9/2017).

    Rapat koordinasi dengan tema “Penguatan Kelembagaan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Integrasi Program untuk Akselerasi Pengurangan Kemiskinan” menghadirkan narasumber qKetua Bappeda Jabar Yerry Yanuar,  Kepala Dinas Sosial Jabar Arifin Harun Kerasaputra dan Wartono, Kades Majasari Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu yang berhasil menjadi desa terbaik Jawa dan Bali tahun 2016.

    Wagub berharap,  paparan dari kepala desa,  bisa menjadi motivasi dan inspirasi bagi desa lainnya. "Kalau semua desa bisa seperti Desa Majasari,  tidak perlu ada gubernur yang menghabiskan anggaran sampai Rp 1,9 triliun untuk pemilihan," ucapnya.

    Menurutnya, angka kemiskinan di Jabar hanya turun 0,01 % dibandingkan tahun 2016 lalu yang 8,77%. Target penurunan angka kemiskinan di Jabar sebetulnya minimal 1% setiap tahun.

    Demiz menegaskan,  butuh kesungguhan dan keseriusan semua pihak,  untuk mengurus masalah sosial ini. Menurutnya, jangan sampai karena pemerintah tidak serius menangani warga miskin,  penyelenggara pemerintah bakal digugat di akhirat.

    “Kalau menggugat di dunia tidak mungkin berani tapi kalau mereka menggugat di akhirat itu yang repot,” selorohnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    14 Parpol Resmi jadi Peserta Pemilu 2019
    Angkut Wisatawan Bus Pariwisata Terbakar di Subang
    Bermain di Curug Cikaso Warga Tewas Tenggelam
    Imlek, Jalur Bandung-Garut dan Sebaliknya Padat
    Perbaikan Masih Berjalan, Jalur Puncak Ditutup
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      JUMAT (16/2/2018) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

      Advertisement On Google