web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Ketua PKB Ingin Ubah Cap Ciamis Kota Pensiun
    istimewa Ketua DPC PKB Ciamis Imam D Kurnia

    Ketua PKB Ingin Ubah Cap Ciamis Kota Pensiun

    • Kamis, 28 September 2017 | 20:08:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta – Kabupaten Ciamis yang berlokasi di Jabar harus berbenah agar tak lagi dicap sebagai Kota Pensiun. Pasalnya, istilah Kota Pensiun tersebut membuat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Ciamis merosot dibanding kabupaten-kabupaten lainnya di Jabar.

    Hal tersebut diungkapkan Ketua DPC PKB Ciamis Imam D Kurnia di kantor DPP PKB di Jakarta, Rabu (27/9).

    Menurut Imam, pertumbuhan ekonomi di Ciamis hanya mencapai sekitar 5 persen, sedangkan rata-rata kabupaten di Jabar mencapai 6 persen. “Tentu ada hal yang harus dibenahi di sini,” terangnya.

    Pertumbuhan ekonomi tersebut dipengaruhi oleh pemekaran Banjar dan Pangandaran. Sejak Banjar dan Pangandaran berdiri menjadi kota dan kabupaten, Ciamis banyak kehilangan potensi pariwisata dan pertanian.

    Dia melanjutkan, untuk industri kayu saja Ciamis jauh tertinggal. Saat ini, pabrik-pabrik kayu berada di Banjar, sedangkan 70 persen kayu berasal dari Ciamis. “Dengan begitu, para pekerja malah lari ke kabupaten di sebelah Ciamis,” tuturnya.

    Potensi-potensi tersebut ke depannya harus dimaksimalkan kembali. Ciamis harus bisa memanfaatkan potensi yang ada untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. “Pekerjaan ini harus dilakukan oleh pemimpin Ciamis di masa yang akan datang,” katanya.

    Setali tiga uang dengan Imam, tokoh masyarakat Ciamis H Arief Ismail Chowas mengaku pemerintah daerah belum maksimal memainkan perannya. “Penyerapan tenaga kerja di Ciamis rendah dikarenakan minimnya investor melirik Ciamis untuk pengembangan bisnis mereka,” kata bakal calon bupati Ciamis tersebut.

    Banyaknya pesantren di Ciamis, menurut Arief, bisa dimanfaatkan untuk pertumbuhan ekonomi. Saat ini, dirinya terus melatih para santri untuk menjadi entrepreneur. “Produk-produk khas Cimahi yang dihasilkan oleh santri ke depannya akan dipasarkan ke luar Cimahi. Dengan begitu ditra Ciamis akan lebih dinamis ekonomi terus tumbuh,” terang Arief.

    Untuk diketahui, saat ini Arief telah melatih 20 entrepreneur di 20 pesantren di Ciamis. Dia bekerja sama dengan BUMN-BUMN terkait yang mempunyai program wirausaha. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Dana Desa Harus Fokus pada Kegiatan Padat Karya
    Cairkan Hubungan, Demiz Kunjungi DPD Gerindra
    Bertemu Ketum PPP, Emil Makin Yakin Dapat Dukungan
    Capai SDGs Kesehatan Perlu Kemitraan Multipihak
    Wujudkan Generasi Berkualitas dengan Kampung KB
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google