web stats service from statcounter

Hot News

Gedung Sate

    Inspirasi

      Kader Golkar Jabar Desak DPP Segera Tetapkan Cagub
      net Ketua DPD I Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi

      Kader Golkar Jabar Desak DPP Segera Tetapkan Cagub

      • Kamis, 28 September 2017 | 04:30:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung - DPD I Partai Golkar Jabar bersama 27 DPD II Partai Golkar se-Jabar mendesak DPP Partai Golkar mengeluarkan surat penetapan Dedi Mulyadi sebagai calon gubernur pada Pilgub Jabar 2018.

      Lambannya DPP Partai Golkar dalam mengeluarkan surat keputusan tersebut membuat banyak kesimpangsiuran, mulai dari isu surat keputusan bodong sampai permintaan mahar Rp10 miliar.

      Hal tersebut disampaikan para kader dan pengurus Partai Golar saat menggelar pertemuan bertajuk 'Kajian Ilmiah Kondisi Partai Golkar, Ikhtiar Memperbaiki Kinerja Partai' di Kantor DPD I Partai Golkar Jabar, Jalan Pelajar Pejuang Kota Bandung, Selasa (26/9/2017) sore.

      Dedi Mulyadi mengatakan, para kadernya secara emosional menyatakan mundur bahkan mengancam akan mengembalikan kartu anggota jika rekomendasi tersebut tidak kunjung turun. Menurutnya, semua emosi tersebut harus dikelola dengan cara memberikan koreksi untuk DPP Partai Golkar untuk melakukan langkah, di antaranya menerbitkan surat rekomendasi calon gubernur dan wakil gubernur Jabar.

      Selama 8 bulan ini, kata Dedi, belum ada kejelasan dari DPP Golkar mengenai nama calon gubernur yang diusung. Selama itu pula, beredar banyak isu simpang siur di tengah ketidakpastian tersebut. Bahkan sebelumnya beredar foto surat keputusan bodong yang menyatakan Golkar mengusung Ridwan Kamil dan Daniel Mutaqien pada Pilgub Jabar 2018.

      "Bahkan ada orang, bukan dari DPP, tapi seorang tokoh yang memiliki kedekatan dengan DPP. Bilang kalau saya tidak memenuhi permintaannya (mahar Rp10 miliar), dia bilang rekomendasi tidak akan keluar. Saya akan sampaikan itu di DPP, dia dekat dengan siapa," kata Dedi.

      DPP Partai Golkar, ucap Dedi, harus segera menetapkan keputusan tersebut sebelum hal yang lebih buruk atau isu lainnya bermunculan. Dalam pidatonya, Dedi pun menyatakan siap mengundurkan diri dari kursi Ketua DPD I Partai Golkar Jabar, jika DPP menganggap keberadaannya tidak berguna untuk kemajuan Partai Golkar.

      "Kalau seorang Dedi Mulyadi harus dikorbankan untuk kebaikan partai, saya siap. Bahkan kalau saya harus lepas dari DPD. Tapi kalau ini hanya untuk kepentingan seseorang, golongan lain, atau partai lain, kita harus siap melawan untuk membela bersama mempertahankan martabat partai," katanya dalam pidatonya. (*)

      den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Undang Netty Diskusi, PDIP Berikan Sinyal?
      PDIP, Golkar, dan Hanura Sepakat Koalisi di Pilgub
      4 Parpol Bentuk Poros Baru hadapi Pilgub Jabar
      Hasil Survei LSI, Elektabilitas Dede Yusuf No 2
      Blusukan ke Pasar Parung, Emil Belanja Asin Sepat
      Berita Terdahulu

      Editorial

        Advertisement On Google

        Pilwalkot Bandung 2018