web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Keluarkan SPK Bodong Oknum PNS di Polisikan
    net

    Keluarkan SPK Bodong Oknum PNS di Polisikan

    • Selasa, 26 September 2017 | 23:22:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Garut – Oknum pejabat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, diduga telah mengeluarkan Surat Perintah Kerja (SPK) bodong. Oknum yang berinisial SR itu mengeluarkan SPK itu kepada salah satu rekanan dan baru diketahi ketika pengusaha tersebut mengajukan kredit ke bank.

    "Saya merasa sudah dipermalukan oleh pihak Pemerintah Kabupaten Garut, terutama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, dengan adanya SPK bodong," kata Direktur CV Nugraha Jaya, Tanto, Selasa (26/9/2017).

    Tanto mengaku akan melaporkan oknum pejabat berinisial SR itu kepada penegak hukum. "Saya akan laporkan perbuatan oknum pejabat tersebut," kata dia.

    Dia mengungkapkan, pada SPK yang dikeluarkan SR, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), tertera kegiatan pengadaan barang bercorak kebudayaan, dengan total anggaran Rp 194 juta. PPK mengeluarkan SPK tertanggal 15 Mei 2017 lalu dengan rentang waktu pengadaan selama 60 hari kerja. “Tapi pada saat hendak dilakukan pengadaan ternyata SPK tersebut bodong,” tuturnya.

    Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kabupaten Garut, Budi Gan Gan Gumilar saat dikonfirmasi sejumlah media, mengaku sudah mengetahui persoalan SPK bodong yang dikeluarkan oleh PPK. "Saya sudah memberikan teguran untuk segera diselesaikan dengan pihak pengusahanya," katanya.

    Budi mengatakan, dalam mengurus kegiatan, dirinya sudah membagikan tugas, termasuk penandatanganan SPK. "SR kan selaku PPK, sehingga SPK tersebut memang benar ditandatangani oleh SR. SR juga sudah bertemu dengan pihak pengusahanya. Untuk penyelesaiannya itu merupakan urusan pribadi," terangnya. (*)

     

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Puan: PKH Jangan Dipakai Jajan atau Beli Pulsa
    Perpres Dana Abadi Pendidikan Segera Dituntaskan
    Peringatan Tsunami Dicabut, Warga Diminta Kembali
    Jabar Diguncang Gempa, Warga Diimbau Jauhi Pantai
    Menko PMK Minta Penyusunan Buku Dicek dan Ricek
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google