web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Bau Limbah Masih Tercium, PT Ultra Jaya Didemo
    net

    Bau Limbah Masih Tercium, PT Ultra Jaya Didemo

    • Selasa, 26 September 2017 | 23:07:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung Barat – Bau limbah yang tak kunjung hilang membuat warga Desa Gadobangkong kembali berunjuk rasa di PT Ultra Jaya, Senin (25/9/2017).

    Mereka adalah warga yang berasal dari enam RW di Desa Gadobangkong yang terdampak langsung oleh bau limbah yang dikeluarkan oleh perusahaan susu tersebut.

    “Persoalan ini sudah berpuluh-puluh tahun tapi tidak pernah ada solusi, apakah karena memang sengaja dibiarkan,” ucap koordinator aksi Iwan Abdulrahman.

    Warga sudah sering berdialog dengan pihak Ultra. Hanya saja selama ini tidak ada kesepakatan di antara warga dengan pihak perusahaan terkait penyelsaian permasalahan tersebut.

    Selama puluhan tahun beroperasinya PT Ultra Jaya, warga yang tempat tinggalnya tak jauh di sekitar pabrik, tersiksa dengan bau busuk dari aktivitas pengolahan susu di perusahaan itu. Warga pun kecewa akibat pihak perusahaan belum bisa merealisasikan keinginan warga terkait penyelsaian bau limbah busuk tersebut.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat Apung Hadiat Purwoko mengatakan, pihaknya akan melakukan uji lab udara untuk melakukan perbandingan terkait bau busuk yang ditimbulkan tersebut. Menurutnya jika air sampai dibawah baku mutu, maka pihaknya pun akan mencari solusi dengan mempersiapkan teknologi.

    "Hasil tinjauan IPAL di ultra, sebenarnya semua sudah memenuhi syarat. Tapi aspek kenyamanannya tidak ada karena bau limbah masih tercium oleh warga,” tuturnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
     Dihantam Puting Beliung Kantor SKPD Rusak
    Polisi di SPN Polda Jabar Difasilitasi Rumah
    FPII Korwil Kabupaten Bandung Barat Dikukuhkan
    Lima Pejabat Tak Lulus Administrasi Open Bidding
    Pemkab Gencar Sosialisasikan Safari KKBPK
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Pilwalkot Bandung 2018