web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

  • Fokus Seorang Pemimpin
    Fokus Seorang Pemimpin

    MENJADI pemimpin adalah kesempatan berharga karena tidak semua orang berkesempatan menjadi pemimpin dalam suatu entitas bisnis.

    Kabupaten Sukabumi Darurat Kekerasan Seksual
    net ilustrasi

    Kabupaten Sukabumi Darurat Kekerasan Seksual

    • Selasa, 26 September 2017 | 23:00:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Sukabumi – Kabupaten Sukabumi dinyatakan sebagai salah satu kabupaten yang darurat kekerasan seksual. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Harian Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sukabumi, Elis Nurbaeti.

    Elin menyebutkan, kasus pencabulan dan perkosaaan di wilayah Sukabumi sudah sangat mengkhawatirkan. “Tren kasusnya terus meningkat karena itu saya menyebut Kabupaten Sukabumi saat ini sudah darurat Kekerasan Seksual,” ucapnya, Senin (25/9/2017).

    Elis menyampaikan hal ini saat mendampingi lima anak laki-laki warga Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug diduga menjadi korban cabul di Unit PPA Mapolres Sukabumi, Senin (25/9/2017). Hingga saat ini, sudah terjadi 41 kasus dengan korban mencapai 47 orang.

    Bahkan September ini, kasus yang mengenaskan tidak hanya menimpa anak perepuan. Tapi kasus cabul menimpa anak laki-laki dibawah umur. Mereka menjadi korban cabul yang dilakukan orang dewasa.

    “Hingga akhir September ini, telah mencapai 5 kasus cabul dan perkosaaan dengan korban 11 orang. Kejadian tersebut, menjadi kontradiksi telah dilounchingnya, Kabupaten Sukabumi sebagai kabupetan layak anak,” ucapnya.

    Kasus pencabulan dan perkosaan Ini menjadi tamparan keras tidak hanya bagi pemerintah daerah. Tapi bagi semua pihak, termasuk P2TP2A dan para penggiat anak-anak di Kabupaten Sukabumi.

    Kasus pencabulan yang menimpa lima orang anak laki-laki di menambah deretan panjang kasus pencabulan dan perkosaan dalam sebulan terakhir ini. Pihaknya, akan segera menurunkan tim psikolog untuk memulihkan tarumatis yang menimpa kelima anak cabul yang terungkap. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Kelompok Binaan Simluhtan Dapat Bantuan Rp 18 M
    Jembatan Penghubung Desa di Subang Nyaris Ambruk
    Deddy-Dedi  tak Gunakan Lagi Slogan Dua DM
    Limbah Hotel Buat Wisatawan Pangandaran Mengeluh
    Dishub dan Polres Subang Periksa Puluhan Bus
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      JUMAT (16/2/2018) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

      Advertisement On Google