Pos Indonesia

Hot News


JN-TAM

Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Netty Ingin Perpustakaan di Jabar Lebih Kreatif

    Netty Ingin Perpustakaan di Jabar Lebih Kreatif

    • Selasa, 26 September 2017 | 07:00:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Isti Gubernut Jabar, Netty Prasetiyani Heryawan selaku Bunda Literasi Jabar mendorong tiap perpustakaan di Jabar untuk lebih kreatif dan mengerti keinginan masyarakat di era yang serba digital ini.
    Kesan kuno, gelap, dan membosankan, menurut Netty, harus segera dihilangkan dari perpustakaan dan diubah menjadi tempat untuk rekreasi, bersih, moderen, dan nge-hits.

    Netty mengunbkapkan, berdasarkan hasil wawancara, warga enggan mengunjungi perpustakaan karena beberapa alasan. Di antaranya pustakawan yang galak, tempatnya gelap dan kotor, koleksi buku usang dan tidak lengkap, sampai tempatnya yang terlihat membosankan.

    "Performa perpustakaan harus ditata lebih friendly dan komunikatif, termasuk ragam buku dan volumenya, semuanya harus ada peningkatan dan kreatif. Dari sisi waktu kunjung, jangan saat jam kerja saja. Sabtu dan Minggu harus buka, manajerial dan lainnya perlu perbaikan," kata Netty Prasetiyani seusai kegiatan di Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Jabar, Jalan Kawaluyaan Kota Bandung, Senin (25/9/2017).

    Hal yang perlu diperhatikan dalam mengelola perpustakaan, katanya, menyediakan sejumlah fasilitas dan kebutuhan yang nyaman digunakan selain membaca buku. Contohnya, jangan sampai pengunjung meninggalkan kawasan perpustakaan saat ingin salat, ke kamar kecil, atau membeli makanan dan minuman.

    "Kita harus menciptakan new look, new image local library. Pustakawannya dilatih supaya bisa mengikuti perkembangan teknologi informasi, manajerial perbaiki. Kita harus ada layanan lengkap dalam satu atap, yaitu fasilitas penunjang di perpustakaannya lengkap," katanya.

    Dia menegaskan, perpustakaan jangan hanya jadi tempat membaca buku. Namun juga harus menjadi salah satu pusat kegiatan kreatif, dari mulai memfungsikan duta baca dan story teller dengan optimal, sampai menggelar berbagai kegiatan, meet and greet, serta atraksi seni dan budaya, di perpustakaan.

    Tidak hanya memperkaya fitur penunjang, perpustakaan pun harus menambah koleksi e-library untuk menunjang aktivitas akademisi dalam penelitiannya. Begitu juga berbagai koleksi literasi elektronik lainnya yang dibutuhkan untuk para pelajar.

    Plt Kepala Bapusipda Jabar Ahmad Hadadi mengatakan, secara umum terjadi peningkatan jumlah pengunjung pelajar di Perpustakaan Jabar. Pihaknya pun terus berupaya meningkatkan jumlah pengunjung dari kalangan masyarakat umum.
    "Kami mendorong pendidikan berkarakter bagi para pelajar di Jawa Barat. Di antaranya meningkatkan minat baca, melalui peningkatan fungsi perpustakaan sehingga mereka mampu mengakses berbagai pengetahuan," kata Hadadi. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Prakiraan Cuaca Jumat (7/8), BMKG : Potensi Hujan Lokal Terjadi di Bandung Pada Siang Hari
    Sekda Kabupaten Bandung Teddy Kusdiana Meninggal Dunia
    Antisipasi Covid-19, 1.659 Mahasiswa Unisba Ikuti Pesantren Virtual
    Pemkot Bandung Masih Kaji Terkait Pemberian Relaksasi Tempat Hiburan
    Minta Izinya Dibuka Kembali, Para Pekerja Hiburan Malam Kota Bandung Demo
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center
      Buku Wagun
      walikota

      Info Kota


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads