web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Wali Kota Nilai Pengusaha Angkutan Online Arogan
    net

    Wali Kota Nilai Pengusaha Angkutan Online Arogan

    • Senin, 25 September 2017 | 22:45:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Sukabumi – Pengelola angkutan umum berbasis online di Kota Sukabumi dinilai aroran. Terbukti dari beberapa kali ajakan Pemkot Sukabumi untuk datang rapat tapi tidak pernah diguris.

    "Kami sering mengundang untuk berdiskusi mencari solusi dari permasalahan antara angkutan online tap tidak pernah ditanggapi. Kalaupun ada datang tapi hanya perwakilannya saja,” kata Wali Kota Sukabumi Mohamad Muraz, Senin (25/9/2017).

    Dia meminta pengelola online itu bisa berkomunikasi dengan baik terhadap angkutan konvensional. Namun, sampai saat ini kata Muraz terlihat tidak ada komunikasi yang baik antara pengelola angkutan online dengan konvensional. 

    "Harusnya ada komunikasi. Karena ini bisa menjadi masalah besar jika dibiarkan. Apalagi setelah Permenhub dihapus oleh Mahkamah Konstitusi," terangnya.

    Sehubungan hal itu, tak heran jika sering terjadi aksi demo atau boikot terhadap angkutan berbasis daring. Seperti halnya aksi demo yang akan digelar oleh angkutan konvensional besok (26/9/2017) di Kota Sukabumi. 

    Muraz mengaku sudah tidak punya kekuatan lagi dalam peraturan wali kota berdasar dari Permenhub yang telah dihapus. "Dulu angkutan online harus memenuhi syarat perizinan. Tapi kan itu sudah tidak berlaku. Jadi saat ini harus komunikasi sosial yang ditempuh," tegasnya.

    Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi Abdul Rachman menambahkan, selama ini koordinasi dengan pihak Organda dan KKU sudah sangat baik. Tinggal komunikasi dengan pengelola angkutan online yang masih sulit.  "Kita membuka ruang komunikasi antara semua pihak. Tapi pihak angkutan online itu terkesan arogan,” tambahnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Puan: PKH Jangan Dipakai Jajan atau Beli Pulsa
    Perpres Dana Abadi Pendidikan Segera Dituntaskan
    Peringatan Tsunami Dicabut, Warga Diminta Kembali
    Jabar Diguncang Gempa, Warga Diimbau Jauhi Pantai
    Menko PMK Minta Penyusunan Buku Dicek dan Ricek
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google