web stats service from statcounter

Hot News

  • Emil Akan Panggil PT Agronesia
    Emil Akan Panggil PT Agronesia
    • 20 September 2018 | 10:04:00 WIB

    GUBERNUR Jabar mengaku tidak mengetahui adanya tunggakan iuran BPJS karyawan PT Agronesia.

Inspirasi

    Polresta Bogor Reka Ulang Kasus “Gladiator”
    net

    Polresta Bogor Reka Ulang Kasus “Gladiator”

    • Senin, 25 September 2017 | 22:29:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bogor – Polres Kota Bogor melakukan reka ulang adegan perkelahian gladiator yang menewaskan seorang pelajar SMA, Senin (25/9/2017). Hasilnya diketahui kematian korban terjadi saat perjalanan ke rumah sakit setelah mendapat tendangan di bagian perut.

    Kasatreskrim Polresta Bogor Chaeruddin mengatakan, reka adegan gladiator yang diperagakan ada sebanyak 14 adegan. Adegan pemukulan yang menyebabkan korban Hilarius Christian terkapar di tanah dalam duel gladiator ada pada adegan ke-12.

    "Korban dipukul di bagian perutnya dan pada saat dibawa menggunakan motor itu sudah tidak ada," ungkapnya.

    Dia mengatakan jika seluruh adegan yang diperagakan para pelaku dan saksi yang terlibat perkelahian dianggap sesuai dengan hasil pemeriksaan awal. Jumlah saksi yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut sebanyak 14 orang ditambah 4 tersangka. Para saksi tersebut diakui merupakan peserta perkelahian dari dua sekolah swasta di Kota Bogor. Mereka masih mengingat kronologi kejadian meskipun sudah berlalu selama 18 bulan.

    Dalam rekonstruksi gladiator juga diketahui, para tersangka sebanyak 5 orang terlebih dulu berkumpul menentukan peserta perkelahian kali ini. Peran para tersangka dalam kegiatan itu berbeda-beda, antara lain sebagai penentu siapa lawan siapa hingga wasit.

    Menurutnya satu dari lima tersangka diakui masih dalam pemburuan petugas namun tak sampai menghambat proses rekonstruksi kali ini. Dirinya belum bisa menjelaskan tugas tersangka yang belum tertangkap itu. "Nanti kami diungkapkan setelah dia tertangkap," sambungnya.

    Kapolresta Bogor Ulung Sampurna Jaya mengoreksi jumlah tersangka yang ditetapkan jajarannya, bukan 6 orang melainkan hanya 5 orang. Dia menegaskan, tak ada tersangka yang berperan sebagai otaknya karena kegiatan perkelahian itu menurutnya dirancang secara bersama-sama. (*)

     

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Emil Akan Panggil PT Agronesia
    PT Agronesia Diduga Tilep Dana BPJS Rp3,6 Miliar
    Atasi Masalah, Emil Launching Jabar Quick Response
    Emil Harus Segera Rombak Birokrasi Pemprov Jabar
    Baru 2 Pekan jadi Gubenur, Emil Dapat Penghargaan
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google