web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

     Polda Jabar OTT Pejabat yang Lakukan Pungli
    net

    Polda Jabar OTT Pejabat yang Lakukan Pungli

    • Sabtu, 23 September 2017 | 20:19:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung – Petugas Tindak Pidana Korupsi Kriminal Khusus Polda Jaba berhasil melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Operasi itu dilakukan terhadap seorang ‎penyelenggara negara, Bambang Priambodo.

    Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, ‎OTT dilakukan di Kantor Kementerian Hukum dan HAM pada Rabu (20/9/2017) lalu.  "OTT dilakukan diduga adanya penyimpangan dalam pembuatan paspor terhadap para pemohon paspor baru non elektronik dengan cara meminta tarif di luar aturan," terangnya, Sabtu (23/9/2017).

    Pelaku yang sudah bekerja sama dengan calo itu memasang tarif Rp 1,2 juta sampai Rp 1,5 juta bagi para pemohon pembuat paspor baru non elektronik. Dia yang menjabat Kasubsi lalu lintas kementerian di kantor imigrasi kelas II Sukabumi Gol III B dinilai telah berbuat pungli.

    Padahal menurut PP No 10 tahun 2015 atas perubahan PP No 45 thn 2014 biaya pembuatan paspor baru itu yakni Rp 335.000. "Tindakan mengkormesilkan untuk mencari keuntungan tersebut akhirnya ditindak oleh tim Saber Pungli," jelasnya.

    Saat di OTT Tim Saber Pungli menemukan beberapa berkas pemohon, uang tunai Rp 7,2 juta, dan print out satu bulan terakhir. Para tersangka dijerat dengan Pasal 5 ayat (2), pasal 5 ayat 1 huruf A dan B, pasal 11, pasal 12 huruf (A), pasal 12 huruf (B), pasal 12 hurup (B) dan pasal 55 atau pasal 56 KUHP. (*)

     

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Kepala DPMTSP Kota Bandung Divonis 1 Tahun Penjara
    Stasiun Bandung Direvitalisasi jadi Berkelas Dunia
    Pengemudi Online dan Konvensional Berdamai
    Tolak Rumah Deret, Warga Tamansari Demo Balai Kota
    Sopir Taksi Online Diserang Orang Tak Dikenal
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Pilwalkot Bandung 2018