web stats service from statcounter

Gedung Sate

  • Emil-Uu Resmi Berkantor di Gedung Sate
    Emil-Uu Resmi Berkantor di Gedung Sate

    EMIL melakukan sertijab dengan Mochamad Iriawan yang sebelumnya sebagai Pj Gubernur di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (6/9/2018).

    Hot News

    • Emil Akan Panggil PT Agronesia
      Emil Akan Panggil PT Agronesia
      • 20 September 2018 | 10:04:00 WIB

      GUBERNUR Jabar mengaku tidak mengetahui adanya tunggakan iuran BPJS karyawan PT Agronesia.

    Inspirasi

      Sekjen Golkar Akui Ada Aspirasi untuk Usung Emil
      net Idrus Marham

      pilgub jabar 2018

      Sekjen Golkar Akui Ada Aspirasi untuk Usung Emil

      • Sabtu, 23 September 2017 | 06:08:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Jakarta - Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham mengakui ada suara di internal partainya yang menghendaki pencalonan Ridwan Kamil sebagai calon gubernur pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018.

      Idrus pun tidak mempermasalahkan adanya sejumlah nama yang diusulkan, meski Golkar sempat memopulerkan nama Bupati Purwakarta sekaligus Ketua DPD I Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi, untuk diusung pada Pilkada serentak nanti.

      "Di Partai Golkar itu aspirasi berkembang sebagai konsekuensi partai yang sangat demokratis," ujar Idrus di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi Jakarta, Jumat (22/9/2017).

      "Kalau ada pikiran-pikiran itu pasti bukan hanya dua, ada yang ingin Dedi (Mulyadi), RK (Ridwan Kamil) ada juga yang inginkan," sambung Idrus yang mengelar konferensi pers terkait adanya surat rekomendasi bodong yang mengatasnamakan DPP Partai Golkar tentang pencalonan Emil berpasangan dengan Daniel Mutaqien Syafiuddin.

      Idrus menegaskan, Golkar akan mempertimbangkan semua aspirasi, termasuk keinginan kader yang menghendaki pencalonan Emil yang juga Wali Kota Bandung tersebut. Idrus melihat fenomena tersebut sebagai bagian dari tradisi keterbukaan di Golkar, sehingga semua kader berhak menyampaikan pendapat.

      Namun, menurutnya, keputusan akhir akan tetap ditentukan oleh tim Pilkada DPP dan harus dihormati dan dijalankan seluruh kader.

      "Sebagaimana mekanisme Golkar secara resmi, maka pada saat itu tidak ada lagi aspirasi. Yang ada seluruh jajaran Golkar wajib hukumnya mengamankan dan memperjuangkan kebijakan partai untuk memenangkan pasangan calon di daerah yang ditetapkan," tegas Idrus. (*)

      den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Ini Pemenang Pilkada Serentak 2018 di Jabar
      KPU Jabar Optismistis Tak Ada Gugatan ke MK
      Partisipasi Pemilih Meriah, KPU KBB Semringah
      Hengky Banjir Ucapan Selamat di Antaranya dari SBY
      Cabup KBB Nomor Urut Satu Elin, Tunggu Hasil KPU
      Berita Terdahulu

      Editorial

        Advertisement On Google

        Pilwalkot Bandung 2018