web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Bupati Tetapkan Garut Utara jadi Kawasan Industri
    net

    Bupati Tetapkan Garut Utara jadi Kawasan Industri

    • Kamis, 21 September 2017 | 22:42:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Garut - Bupati Garut Rudy Gunawan telah menyetujui wilayah Garut Utara untuk dijadikan kawasan industri.

    Sebelumnya Pemkab Garut telah mengizinkan PT. Changsin Reksa Jaya, membuka usahanya di Kecamatan Leles. Kini dua perusahaan besar sedang menempuh proses perizinan untuk mendirikan pabrik dan siap menampung tenaga kerja yang lebih banyak.

    Keseriusan dua pengusaha berinvestasi di Kabupaten Garut, terlihat pada Rabu (20/9/2017) di ruang rapat Bupati, berlangsung ekspose perizinan pendirian pabrik. Kedua perusahaan tersebut adalah PT. Pratama Abadi Industri dan PT. Metro Peri Indonesia.

    “Kami punya aturan yang harus diikuti mulai dari tahapan paling bawah,” ucap Rudy, Kamis (21/9/2017).

    Dikatakan Rudy, lokasi pabrik tersebut akan dibangun di dua desa, yakni desa Limbangan Barat dan desa Cijolang. Kedua perusahaan tersebut, untuk membangun pabrik skala menengah bukan skala besar. Hal ini mengacu pada Perda RTRW yang sebelumnya. "Skalanya nanti menengah bukan skala besar. Adapun nantinya berdampak penyerapan tenaga kerja," katanya.

    Sementara itu, salah satu tokoh Garut utara, Tata Ansorie menyebutkan, dirinya mendukung upaya pemerintah dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi di wilayah utara. Termasuk hadirnya investor untuk menginvestasikan dengan membangun industri.

    “Perlu kematangan dalam menempatkan lokasi kawasan, jangan sampai bertabrakan dengan kondisi sosial dan literasi lingkungan,” ucapnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Puan: PKH Jangan Dipakai Jajan atau Beli Pulsa
    Perpres Dana Abadi Pendidikan Segera Dituntaskan
    Peringatan Tsunami Dicabut, Warga Diminta Kembali
    Jabar Diguncang Gempa, Warga Diimbau Jauhi Pantai
    Menko PMK Minta Penyusunan Buku Dicek dan Ricek
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google