web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Bayi yang Sempat Ditahan RS Meninggal Dunia
    net

    Bayi yang Sempat Ditahan RS Meninggal Dunia

    • Kamis, 21 September 2017 | 22:26:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Karawang - Bayi Hanan Hanafi yang dijemput Wakil Bupati Jimmy Ahmad Zamakhsyari dari RS Intan Barokah, meninggal dunia. Bayi tersebut meninggal setelah beberapa jam tiba di rumah orang tuanya Manaf (40) dan Heni Sudiar (36).

    Kabar tentang kematian bayi tersebut mengejutkan sejumlah pihak, termasuk Jimmy. Dia langsung mendatangi rumah duka, di Dusun Peudeuy, Desa Karya Murti, Kecamatan Lemahabang, Kamis (21/9/2017).

    "Saya menerima kabar bayi Hanan Hanafi meninggal dunia pukul 20.30 WIB setelah sebelumnya bayi malang itu saya jemput dari rumah sakit pukul 14.00 WIB," ucap Jimmy.

    Sementara itu, ibu bayi Heni Sudiar mengatakan, saat tiba di rumah bayinya tidak menampakan gejala sakit apapun. Namun sekitar pukul 20.00 WIB, bibir bayi terlihat bergetar.

    Hani mengira bayinya ingin menyusu. Ia pun menggendongnya. "Pas saya gendong untuk disusui, bayi saya diam saja dan tidak bergerak. Kemudian saya periksa lebih teliti ternyata anak saya sudah tidak ada," tuturnya.

    Menurut Heni, pihak rumah sakit mengatakan bayinya mengalami keracunan akibat menelan ketuban. Pihak rumah sakit kemudian melakukan perawatan terhadap bayinya.

    Sebelumnya, bayi tersebut sempat dikabarkan ditahan rumah sakit akibat orang tua bayi tidak mampu membayar perawatan. Namun, pihak RS Intan Barokah Karawang membantah hal itu. "Bayi tersebut belum diperbolehkan pulang karena masih dalam kondisi sakit," ujar salah seorang perawat ruangan bayi RS Intan Barokah, Yuli, Rabu (20/9/2017). (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Capai SDGs Kesehatan Perlu Kemitraan Multipihak
    Wujudkan Generasi Berkualitas dengan Kampung KB
    Pemerintah Revitalisasi Pendidikan Kejuruan
    Aher Masuk Daftar Kandidat Capres dari PKS
    Ini Aturan Baru Transportasi Online
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google