web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    BPOM Tegaskan Pil PCC tak Boleh Beredar

    BPOM Tegaskan Pil PCC tak Boleh Beredar

    • Selasa, 19 September 2017 | 15:55:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito menegaskan bahwa pil Paracetamol Cafein Carisoprodol atau PCC sudah ditarik dari peredaran sejak 2013 karena telah disalahgunakan.

    PCC mengandung 3 senyawa aktif yakni, Paracetamol, Cafein, dan Carisoprodol.

    "Paracetamol dan Cafein masih digunakan sebagai obat, namun yang berbahaya, jika senyawa tersebut dikombinasikan dengan Carisoprodol. Sedangkan Carisoprodol merupakan bahan baku obat yang memberi efek relaksasi otot dengan efek samping sedatif dan euforia," kata Penny di Kantor BPOM, Jakarta, Senin (18/9/2017).

    Untuk itu, BPOM bersama Kepolisian dan BNN akan terus menelusuri peredaran pil PCC yang beredar di Kendari, Sulawesi Tenggara. Tidak hanya Kendari, wilayah lain juga akan dilakukan pengawasan.

    Kepolisian juga menemukan sejumlah barang bukti sebanyak 5.227 butir tablet PCC. Hingga kini terdapat 66 orang yang dirawat karena mengonsumsi PCC. Sebanyak 15 di antaranya masih diperiksa secara intensif.

    Menurut Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Sigit Priohutomo, pihaknya akan berkoordinasi dengan lintas sektor terkait pil PCC ini.

    "Lintas sektor tersebut mencakup Kementerian Kesehatan, Kepolisian, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," kata Sigit.

    Ia juga berharap lingkungan sekolah lebih aktif dalam melihat fenomena ini. "Sekolah harus memberikan pengenalan tentang kasus ini agar para siswa tidak menggunakan pil berbahaya tersebut," tutupnya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Puan: PKH Jangan Dipakai Jajan atau Beli Pulsa
    Perpres Dana Abadi Pendidikan Segera Dituntaskan
    Peringatan Tsunami Dicabut, Warga Diminta Kembali
    Jabar Diguncang Gempa, Warga Diimbau Jauhi Pantai
    Menko PMK Minta Penyusunan Buku Dicek dan Ricek
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google