web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Bayi Malang, Dibawa ke Panti Asuhan dengan Keresek

    Bayi Malang, Dibawa ke Panti Asuhan dengan Keresek

    • Jumat, 15 September 2017 | 22:02:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews – Entah apa yang ada di pikiran perempuan di China ini. Dia tega menyerahkan anak yang masih bayi ke panti asuhan. Celakanya lagi, dia memberikan sang buah hati ke panti asuhan menggunakan jasa kurir dan si bayi dimasukkan ke kantong plastik atau keresek.

    Namun, ketika dalam perjalanan ke rumah anak yatim, pekerja pengiriman menyadari kemasan yang dibawanya mulai bergerak dan menangis. Setelah diselidiki, pria itu menemukan seorang bayi dibungkus dengan beberapa lapisan plastik hitam.

    Video yang viral di media sosial di China itu menunjukkan orang banyak mengerumuni bayi malang tersebut, sementara perusahaan pengirim menunggu otoritas tiba.Orang-orang terlihat memberikan air untuk memastikan bayi itu tidak mengalami dehidrasi karena suhu pada saat itu mencapi 37 derajat Celsius.

    Bayi yang baru lahir itu kemudian dibawa ke rumah sakit dan kini dilaporkan berada dalam kondisi stabil. Sementara itu, ibu bayi tersebut berusia 24 tahun dari Sichuan yang hanya disebut dengan marga Luo, ditahan karena mengabaikan bayinya.

    Luo kini masih dalam tahanan sementara sambil menunggu investigasi lebih lanjut. Orang yang meninggalkan anak di China bisa menghadapi hukuman lima tahun penjara. Insiden itu menjadi perdebatan hangat di Cina dan ada netizen berharap wanita itu dikenakan hukaman setimpal.

    "Wanita yang tidak memiliki hati nurani. Dia patut turut dibalut dengan plastik hitam dan dibiarkan di bawah cuaca panas," tulis seorang pengguna Weibo. (*)

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Gitar Listrik dari Lego
    Ikan Hiu Ini Menyala Dalam Gelap
    Pakistan Girl, Kampanye Perangi Korupsi
    Asyik Lihat GPS, Pria dan Mobilnya Masuk Sungai
    Penggemar Ular Tewas di Tangan Piaraannya
    Berita Terdahulu

    Editorial