web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    PT BIJB Tawarkan Peluang Bisnis Perawatan Pesawat
    net BIJB Kertajati di Majalengka

    AMROI 2017

    PT BIJB Tawarkan Peluang Bisnis Perawatan Pesawat

    • Jumat, 15 September 2017 | 13:57:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) menawarkan peluang investasi di kawasan bandara dan aerocity BIJB di Kertajati, Kabupaten Majalengka, pada ajang Aviation MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul) Indonesia (AMROI) 2017.

    Direktur Utama PT BIJB Virda Dimas Ekaputra mengatakan ajang AMROI 2017 menjadi kesempatan untuk menyampaikan perkembangan dan peluang di BIJB terutama bagi para pelaku bisnis perawatan, perbaikan dan overhaul pesawat terbang.

    “Kami mengharapkan bisa bekerja sama dengan para stakeholder MRO di seluruh dunia,” kata Virda dalam siaran persnya, Kamis (14/9/2017).

    BUMD yang sudah berdiri sejak 2,5 tahun tersebut, kata Virda, oleh Pemprov Jabar melalui peraturan daerah No 22 dan 23/2013, pihaknya mendapat tugas membangun bandara dan aerocity berkelas dunia di Kertajati, Majalengka.

    “Dalam prosesnya kami menyadari bahwa kami tidak hanya sedang membangun sebuah bandara atau kawasan saja atau hanya sekedar membangun pintu gerbang saja, sebuah gerbang untuk lalu lintas orang dan barang saja terapi sebuah gerbang untuk meningkatkan ekonomi Indonesia khususnya Jawa Barat,” paparnya.

    Virda memaparkan, BIJB adalah gerbang yang diharapkan bisa melayani pesawat berbadan lebar. Dengan kapasitas 121.000 meter persegi, terminal penumpang dan 90.000 meter persegi untuk terminal kargo. Untuk melaksanakan tugas dari pemerintah, PT BIJB akan mengembangkan bandara dan kawasan aerocity. “Rencananya ada 6 cluster di aerocity yang akan kami kembangkan,” ujarnya.

    Virda memaparkan, dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, Jabar merencanakan akan mengembangkan 3 metropolitan dan 3 pusat pertumbuhan ekonomi baru. Masing masing akan dilengkapi dengan bandara bandara yang akan terkoneksi ke BIJB. “Ada potensi market yang bisa dipertimbangkan para pelaku bisnis MRO,” katanya.

    Menurut Virda, peluang investasi di kawasan ini makin menarik mengingat saat ini pihaknya bersama Pemprov Jabar tengah mendorong wilayah tersebut masuk dalam kawasan ekonomi khusus (KEK). Virda memastikan pengajuan aerocity menjadi KEK akan menjadi insentif bagi para pelaku bisnis di sana. "KEK merupakan insentif yang sedang kami proses,” paparnya.

    Sementara dari sisi bandara sendiri pemerintah sudah memutuskan akan menggunakan Kertajati sebagai tempat penerbangan haji pada 2018 mendatang. AMROI 2017 sendiri adalah event Aviation MRO terbesar di Indonesia.

    AMROI diselenggarakan oleh Indonesia Aircraft Maintenance Services Association (IAMSA), yang merupakan asosiasi industri resmi untuk penyedia layanan MRO di Indonesia. Acara ini menyatukan sekitar 300 delegasi dari lebih dari 20 negara yang berbeda, dengan 32 maskapai penerbangan dan 27 operator MRO turut berpartisipasi.

    Pengambil keputusan senior Indonesia untuk operator MRO dan industri penerbangan akan turut menghadiri acara ini. MROI 2017 disponsori oleh beberapa perusahaan MRO terbesar di dunia termasuk Air France, KLM, SR Technics, FL Technics and Turkish Teknic. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Garuda Indonesia Kembali Gelar GATF 2017 Phase II
    PT BIJB Tawarkan Peluang Bisnis Perawatan Pesawat
    118 BUMN dan 100 Perusahaan Ikuti IBD Expo 2017
    Pelaku UMKM di Sukabumi Kebanyakan Masih Gaptek
    Terdampak UMK, Perusahaan di KBB Lakukan PHK
    Berita Terdahulu

    Editorial