web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Korban SK CPNS Bodong Minta Pertanggungjawaban
    net

    Korban SK CPNS Bodong Minta Pertanggungjawaban

    • Jumat, 15 September 2017 | 00:01:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung Barat –Korban penipuan SK CPNS palsu di KBB berharap petugas menangkap pelaku penipuan ini. Mereka mengaku sudah menyetorkan uang puluhan juta karena dijanjikan akan menjadi PNS di lingkungan Pemkab Bandung Barat.

    “Saya sudah setor uang sebear Rp 130 juta tapi ternyata SK CPNS yang saya dapat palsu. Untuk itu saya meminta petugas mengusut tuntas kasus ini,” kata salah seorang korban berinisial SR. 

    Dirinya pun meminta agar uangnya bisa kembali. Apalagi dirinya mendengar kabar bahwa KPK mengusut kasus CPNS palsu ini. “Saya berharap itu bisa menjadi titik terang bagi para korban penipuan. Soalnya, orang yang melakukan penipuan juga sudah menghilang,” sambungnya.

    Selain itu, dia pun mengharapkan agar Bupati Bandung Barat Abubakar dapat menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengungkapan kasus CPNS palsu oleh KPK. Dukungan lain dari tokoh pendiri Komite Pembentukan Kabupaten Bandung Barat, Asep 'Ado' Suhardi, juga dinilai memerlukan pembuktian. 

    "Kalau memang benar ada posko pengaduan saya senang sekali,” tegasnya.

    Dari informasi yang dihimpun, korban kasus dugaan penipuan CPNS itu berjumlah sekitar 230 orang. Dari ratusan orang yang menjadi korban itu, beberapa di antaranya merupakan keluarga TNI/Polri. Untuk mendapatkan SK CPNS (palsu) itu, para korban dimintai uang puluhan sampai ratusan juta rupiah, sehinggal total diperkirakan puluhan miliar dihasilkan dari penipuan itu. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Fenomena Equinox Membuat Suhu Udara Lebih Panas
    165 Desa di KBB Ditargetkan Bisa Miliki Website
    Aksi Solidaritas terhadap Rohingya Terus Meluas
     Wisatawan ke KBB Minim akibat Infrastruktur Buruk
    Fraksi Hanura Tolak Pembangunan Gedung DPRD KBB
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Pilwalkot Bandung 2018