web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Hujan Belum Turun, Debit Air Sungai Terus Turun
    net

    Hujan Belum Turun, Debit Air Sungai Terus Turun

    • Kamis, 14 September 2017 | 23:56:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Banjar – Musim kemarau ini debit air Sungai Citanduy mengalami penyusutan yang cukup signifikan. Bahkan permukaan air sungai yang menjadi andalan pengairan bagi puluhan ribu hektare persawahan di Kota Banjar, Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah sejak awal bulan September terus menurun. 

    Pantauan di Bendung Dobo Pataruman, Kota Banjar, beberapa titik dasar sungai sudah tampak dan kering kerontang. Terlebih di bagian bawah bendungan kondisinya terlihat lebih surut, sehingga hamparan dasar sungai yang kering lebih luas. 

    Sementara itu pintu air yang menyalurkan air ke saluran irigasi Lakbok Utara tetap dibuka, sedangkan yang mengarah ke sungai, hanya dibuka sebagian. Pada bagian pengukur ketinggian air  baik yang terdapat pada tubuh bendung maupun di bawah Jembatan Soetami (tidak jauh dari Bendung Dobo), juga sudah jauh di atas permukaan air sungai. 

    "Penyusutan debit maupun permukaan air di sungai ini termasuk sangat tinggi,” kata Bidang Hidrologi Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, Nita, Kamis (14/9/2017).

    Berdasar pengukuran Rabu 13 September 2017 siang, debit air Sungai Citanduy tinggal 0,22 meter kubik per detik, sedangkan tinggi muka air 0,2 meter. Pada awal Bulan September tinggi muka air berkisar 1 - 2 meter. 

    "Saya memperkirakan jika tidak ada hujan, otomatis debit akan semakin mengecil bahkan bisa saja surut,” tandasnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Wali Kota Nilai Pengusaha Angkutan Online Arogan
    PLN Area Cirebon Setiap Bulan Rugi Rp 1,1 Miliar
    Tenggak Eximer 12 Remaja Keracunan dan Dirawat
    5 SD di Sumedang Terkena Proyek Tol Cisumdawu
     Pelaku Pembunuhan Laki Sesama Jenis di Dibekuk
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google