web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Pengabdi Setan Syuting di Pangalengan

    Pengabdi Setan Syuting di Pangalengan

    • Kamis, 14 September 2017 | 20:57:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews – sebuah rumah bergaya Eropa yang berdiri di tengah perkebunan teh dengan kabut menyelimutinya menjadi pilihan sutradara Joko Anwar untuk melaksanakan syuting film horror Pengabdi Setan.

    Rumah tua itu berada di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Pencarian lokasi syuting yang pas untuk film ini dilakukan Joko Anwar selama tiga bulan. Dia keliling ke beberapa kota, namun pilihan akhirnya jatuh ke Pangalengan.

    "Saya ingin, ketika saya melihat sebuah lokasi, sudah dirasakan bahwa ini adalah tempat yang bisa memberikan atmosfer sangat mencekam. Kami mencari lokasi saja tiga bulan. Dapat satu lokasi, eksterior bagus, tapi interior enggak cocok, atau sebaliknya. Atau sebagai rumah utuh bagus, tapi sekitarnya tidak memberikan atmosfer (mencekam) yang kental," kata Joko

    Menurut Joko, dia dan tim langsung merasa cocok begitu pertama tiba di lokasi. "Kami langsung tahu bahwa kami harus syuting Pengabdi Setan di sini. Bukan saja ruangan itu sama persis seperti yang saya bayangkan, tapi atmosfer lingkungan di sekitar rumah tersebut. Sama seperti yang saya bayangkan sehingga kami harus bisa mendapatkan lokasi tersebut," ungkap Joko.

    Pengabdi Setan merupakan proyek produksi ulang kerjasama Rapi Films dan CJ Entertainment Korea Selatan. Joko menjadi sutradara dan menulis naskah. Sunil Samtani dan Gope Samtani menjadi produser.

    Aktor yang terlibat antara lain Ayu Laksmi, Bront Palarae, Tara Basro, Endy Arfian, Dimas Aditya, Egy Fedly Arswendy Bening Swara, Elly D Lutan, Asmara Abigail, Fachri Albar, serta M Adhiyat dan Nasar Anuz. Film ini dijadwalkan tayang mulai 28 September 2017. Berikut sinopsis resmi yang dirilis Rapi Films.

    Cerita Pengabdi Setan berawal setelah ibu meninggal dunia karena sakit aneh selama tiga tahun. Bapak lalu memutuskan untuk kerja di luar kota meninggalkan anak-anak. Tak lama kemudian anak-anak merasa bahwa ibu kembali berada di rumah. Situasi semakin menyeramkan ketika mereka tahu bahwa ibu datang lagi tidak sekadar untuk menjenguk, tetapi “menjemput” mereka. (*)

     

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Tiket Konser Dream Theater Ludes
    Lagu One Jadi Soundtrack Film Seri The Punisher
    Dragonforce Rilis Video Musik Midnight Madness
    Concrete and Gold Peringkat Pertama Billboard 200
    Maharaja Luncurkan Album Kali Yuga
    Berita Terdahulu

    Editorial