web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Pelaku Pemerkosa 2 Anak Kandung Dituntut 19 Tahun
    net

    Pelaku Pemerkosa 2 Anak Kandung Dituntut 19 Tahun

    • Selasa, 12 September 2017 | 22:11:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Tasikmalaya – Pelaku pemerkosa dua anak kandung di Desa Singasari, Kecamatan Taraju, Tasikmalaya divonis 19 tahun dan denda Rp 200 juta subsidiair satu tahu kurungan. Pelaku AS (50) dinyatakan terbukti bersalah oleh PN Tasikmalaya dengan melakukan tindak pidana melakukan kekerasan atau ancaman memaksa dua anak kandungnya FA (14) dan SA (9) untuk melakukan persetubuhan. 

    Keputusan tersebut didasarkan pada pasal 81 ayat (3) Jo pasal 76D UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI nomor 2002 tentang perlindungan anak Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP dan pasal 191 ayat (1) UU nomor 5 tahun 1981 tentang hukum acara pidana, pasal 5 Jo 10 UU nomor 48 tahun 2019 tentang pokok-pokok kekuasaan kehakiman serta peraturan perundang-undangan lain yang bersangkutan. 

    Putusan tersebut disambut dengan isak tangis AS dan juga istri kedua serta ibu kandung AS. Selama kurang lebih 90 menit, Hakim Ketua Majelis Endang Sri Gewayanti Latutuaparaya didampingi hakim anggota I Made Bagiarta dan Deka Rachman Budiharto membacakan putusan berkas perkara AS yang diamankan Polresta Tasikmalaya Februari 2017 silam. 

    "Dengan ini menyatakan terdakwa AS bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja melakukan kekerasan dan mengancam anak melakukan persetubuhan," ucap Endang membacakan putusan pada sidang terbuka di Pengadilan Negeri Tasikmalaya. 

    Dalam sidang pembacaan putusan tersebut terungkap beberapa fakta bahwa, FA dan SA merupakan anak dari hasil persetubuhannya dengan NW, anak kandung dari istri pertamanya. Persetubuhan dengan FA dilakukan sebanyak tiga kali dengan memaksa melakukan persetubuhan yakni mengancam akan membunuh NW, ibu dari FA. Ancaman serupa juga ditujukan kepada SA, sehingga mau tidak mau korban mau melakukan persetubuhan dengan terdakwa.  "Kedua korban mengalami trauma dan ketakutan,” tandasnya.  (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Aher Usulkan Pembentukan Badan Otoritas Citarum
    Ini Besaran UMK Jabar 2018, Karawang Tertinggi
    Dana Desa Efektif Percepat Bangun Infrastruktur
    Soal Rekomendasi Golkar, Emil tak Ambil Pusing
    Deklarasi Demiz Cagub Jabar Tinggal Tunggu Waktu
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Jumat (10/11/2017) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.

      Advertisement On Google