web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Unpad Siap Buka Progam Studi Ekonomi Digital
    unpad.ac.id Rektor Unpad Prof dr Tri Hanggono Achmad

    Unpad Siap Buka Progam Studi Ekonomi Digital

    • Selasa, 12 September 2017 | 04:54:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuarNews, Bandung – Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung berencana membuka program studi baru yang berhubungan dengan teknologi informasi dan komunikasi berbasis internet.

    Hal tersebut sebagai respons atas tantangan Presiden Joko Widodo dalam orasi ilmiahnya pada Dies Natalis ke-60 Unpad. Jokowi sendiri memberi tantangan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di era teknologi yang semakin maju. Dalam orasinya, Jokowi sempat menyinggung dunia ekonomi dan bisnis saat ini yang semakin canggih ditandai merebaknya toko online.

    “Memang menghadapi tantangan harus ada inovasi, enggak bisa berbicara prodi-prodi (program studi) seperti dulu lagi. Dalam waktu dekat, melihat tantangan yang disampaikan, kita akan buka prodi untuk ekonomi digital,” ujar Rektor Unpad Prof dr Tri Hanggono Achmad kepada wartawan seusai Dies Natalis ke-60 Unpad di Kampus Unpad, Jalan Dipatiukur Kota Bandung, Senin (11/9/2017).

    Rencananya, Prodi Ekonomi Digital ini akan berada di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Prodi baru ini nantinya dapat berkembang pada bagian peminatan, semisal manajemen toko online atau logistik.

    Selain membuka Prodi Ekonomi Digital , Tri juga akan menjawab tantangan Presiden di bidang literasi internet dan media sosial. Tri menyebut akan ada pembaruan di Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom). Tapi wacana tersebut, masih digodog.

    “Fikom lebih berkembang sekarang, tidak hanya berkembang substansial saja, tapi harus mengikuti perkembangan teknologi yang ada, jadi yang nanti akan diperbaharui akan digodog,” ujarnya.

    Selain itu, nantinya pembaruan yang ada tidak hanya melibatkan Fikom dan FEB. Misalnya keterkaitan antara ilmu di FISIP dan Fikom, atau keterkaitan antara FEB dengan Fakultas Hukum.

    “Sekarang dengan tantangan yang ada, enggak mungkin berbicara pendekatan semua bidang ilmu, makanya tadi di bawah Fikom, tapi keterlibatan FISIP ada. Enggak bisa kita bicara ekonomi digital tanpa pelibatan regulasi, termasuk pelibatan teknologi informasi,” kata Tri . (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Atas Banjir, Saluran Air Pasteur Mulai Dikerjakan
    Musim Hujan Diprediksi Baru Tiba di Bulan November
    BNNP Tegaskan tak Ada Peredaran Pil PCC di Jabar
    Jabar Pasar Potensial bagi Pengedar Narkotika
    BNNP Gagalkan Penyelundupan 230 Kg Ganja dari Aceh
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Pilwalkot Bandung 2018