web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Presiden Bagikan 7 Ribu Sertifikat Tanah di Cimahi
    net

    Presiden Bagikan 7 Ribu Sertifikat Tanah di Cimahi

    • Selasa, 12 September 2017 | 01:55:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Cimahi - Presiden Joko Widodo memanfaatkan kunjungan kerjanya ke Jabar, Senin (11/9/2017), untuk membagikan sertifikat hak atas tanah di Kota Cimahi.

    Sebanyak 7.125 sertifikat diserahkan Presiden kepada masyarakat yang hadir di Lapangan Brigif 15 Kujang, Kota Cimahi. Presiden menyebut warga yang hadir merupakan warga yang beruntung. Karena mereka menjadi bagian dari target 19 juta bidang tanah di Jabar yang harus diberikan sertifikatnya oleh pemerintah. "Andalah yang sangat beruntung, karena sudah diserahkan kepada Bapak, Ibu, semuanya sertifikat itu," ungkap Jokowi.

    Presiden menjelaskan sejumlah hal yang harus diperhatikan para penerima sertifikat. Salah satunya, sertifikat harus disimpan dengan baik dan di tempat yang aman. "Masukkan simpan baik-baik, tetapi sebelumnya difotokopi. Jadi kalau hilang ada simpanan fotokopi dan bawa ke BPN supaya diterbitkan lagi," kata Presiden.

    Selain itu, Jokowi menyampaikan pesan terkait penggunaan sertifikat tersebut untuk hal-hal yang bersifat produktif. Mengingat berdasarkan laporan yang diterimanya, saat ini nilai agunan sertifikat di Jabar sudah mencapai Rp180 triliun.

    "Kalau dapat (pinjaman) dipakai untuk modal, investasi, mesin. Jangan dipakai untuk hal-hal yang bersifat kenikmatan (sementara). Jangan sampai sertifikat hilang," tegasnya.

    Kepada masyarakat, Jokwoi juga berpesan untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan Tanah Air. Kenekeragaman suku, agama, bahasa, dan budaya yang dimiliki Indonesia harus selalu disyukuri dan dijunjung tinggi. "Saya titip hati-hati semua. Jangan sampai perbedaan membuat kita mudah dipecah belah," ucap Jokowi.

    Apalagi memasuki tahun politik 2018, di mana pemilihan kepala daerah akan dilakukan di seluruh pelosok Tanah Air. Presiden berpesan agar masyarakat tetap berfikir jernih dan menggunakan akal sehat dalam menggunakan hak pilihnya.

    "Saya ingatkan pilihan politik hanya 5 tahun sekali. Sudah coblos, sudah. Jangan dipanas-panasi. Enggak boleh kehidupan sehari-hari kita terganggu karena itu. Jangan gampang dikipas-kipasi. Pakai akal jernih, rasional kita memilih pemimpin terbaik. Jangan sampai diadu domba," pungkas Presiden. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Komplotan Pencuri Mobil Rental Dibekuk
    Resmi Jadi Wali Kota Cimahi,Ajay Janji tak Korupsi
    Celupkan Cucu ke Minyak Panas, Kosiah Tersangka
    Enam Pelaku Judi Togel Shanghai Cobra Cibekuk
    Residivis Curanmor Ditangkap Setelah Didor Petugas
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Jumat (10/11/2017) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.

      Pilwalkot Bandung 2018