web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Terdampak UMK, Perusahaan di KBB Lakukan PHK
    net

    Terdampak UMK, Perusahaan di KBB Lakukan PHK

    • Senin, 11 September 2017 | 06:16:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung Barat - Ratusan perusahaan di Kabupaten Bandung Barat terpaksa melakukan pengurangan jumlah karyawan. Para pengusaha terpaksa melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena tak mampu membayar upah karyawan akibat terus meningkatnya Upah Minimum Kota (UMK).

    Berdasarkan SK Gubernur No 561/Kep.1191-Bangsos/2016 tertanggal 21 November 2016 tentang UMK di Jabar tahun 2017, UMK KBB sebesar Rp2.468.289 atau naik sekitar 8,25% dari sebelumnya yang asalnya Rp2.280.175.

    Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) KBB Joni Tjakralaksana mengungkapkan, penerapan UMK 2017 telah memberikan dampak besar kepada pengeluaran sejumlah perusahaan. Pengusaha tidak kuat menanggung penyesuaian biaya reguler yang harus dikeluarkan setiap bulannya.

    "Jumlahnya diperkirakan seratus pabrik di KBB yang tidak kuat harus menambah pengeluaran biaya akibat kenaikan UMK itu. Akibatnya mereka melakukan pengurangan karyawan," kata Joni kepada wartawan, Minggu (10/9/2017).

    Untuk menekan pengeluaran, selain dengan mengurangi karyawan, tak sedikit dari mereka yang terpaksa harus menghapuskan jam kerja yang awalnya 3 shift menjadi 2 shift. Hal itu diperparah dengan rendahnya daya beli masyarakat sehingga berpengaruh terhadap penyerapan produk di pasaran.

    Untuk itu, Apindo mendesak pemerintah fokus terlebih dulu pada pembenahan pelaksanaan UMK 2017 yang mengacu kepada PP No 78/2015 tentang pengupahan, sebelum membahas hal lain, seperti Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK), .

    Menurutnya, bila kondisi ini terus dibiarkan, dikhawatirkan pengangguran di KBB akan semakin banyak akibat perusahaan terus melakukan efesiensi. "Para pengusaha yang saat ini mulai berat untuk menanggung gaji karyawan suaranya harus mulai didengarkan dan diperhatikan oleh pemda," ujarnya. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Indonesia dan Afganistan Kerjasama Bidang Ekonomi
    BIJB Diupayakan jadi Pusat Kargo Indonesia
    Mau THR Rp10 Juta dari Grab? Ini Syaratnya
    DFSK Jamin Layanan Purnajual untuk Semua Unit
    DFSK Super Cab, Pikap untuk Berniaga yang Tangguh

    Editorial


    • Marhaban Ya Ramadan
      Marhaban Ya Ramadan

      DATANGNYA bulan suci Ramadan ini begitu istimewa bagi kaum muslimin. Banyak makna yang terdapat di Bulan Puasa ini.